TribunJatim/

Jadi Presiden Muslimah Pertama Singapura, Halimah Tolak Tinggal di Istana dan Pilih Rusun Sederhana

Dengan tetap tinggal di rusun, presiden perempuan pertama Singapura ini yakin dapat menjaga kesehatannya dengan naik turun tangga.

Jadi Presiden Muslimah Pertama Singapura, Halimah Tolak Tinggal di Istana dan Pilih Rusun Sederhana
Channel News Asia/Gaya Chandramohan
Presiden terpilih Singapura Halimah Yacob menyampaikan pidato kemenangannya, Rabu (13/9/2017). 

Halimah akan menjadi presiden pertama yang memilih tinggal di rusun dan dikelilingi oleh warga Singapura lain yang juga bermukim di blok yang sama.

Warga yang tinggal di rusun itu sendiri sangat familiar dengan sosok Halimah yang menurut mereka ramah dan sering berinteraksi dengan masyarakat.

Lee Swee Seng, seorang pemilik minimarket mengatakan, Halimah dan keluarganya rutin berbelanja kebutuhan sehari-hari di minimarketnya.

Penjual surat kabar, G Dabamani, mengatakan sangat gembira jika presiden tinggal satu blok rusun dengannya.

Halimah resmi dideklarasikan sebagai presiden terpilih Rabu ini setelah menjadi calon tunggal di pemilihan presiden Singapura.

Di pidato kemenangannya, Halimah mengatakan dia akan menjadi presiden bagi seluruh rakyat Singapura.

Dia juga mengomentari momen bersejarahnya sebagai presiden wanita pertama dengan mengatakan setiap perempuan sekarang dapat bermimpi untuk menduduki posisi tertinggi dengan keberanian, kerja keras dan kegigihan.

Halimah dijadwalkan akan disumpah pada Kamis (14/9/2017) pukul 18.00 waktu setempat.

Berita diatas sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Tolak Tinggal di Istana Presiden, Halimah Memilih Tetap di Rusun

Editor: Mujib Anwar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help