TribunJatim/

Kodim Bangkalan Gelar Donor Darah, Setetes Darah Sangat Berharga

Kodim 0829 Bangkalan menggandeng Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkalan untuk menggelar Bhakti Sosial Donor Darah di sebuah swal

Kodim Bangkalan Gelar Donor Darah,  Setetes Darah Sangat Berharga
Surya/Ahmad Faisol
Pengunjung swalayan di Jalan Trunojoyo memadati Bhakti Sosial Donor Darah yang digelar Kodim 0829 dan Unit Transfusi Darah PMI Bangkalan, Rabu (13/9/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Kodim 0829 Bangkalan menggandeng Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkalan untuk menggelar Bhakti Sosial Donor Darah di sebuah swalayan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota, Rabu (13/9/2017).

Donor darah untuk peringatan HUT Ke-72 TNI tak hanya diserbu para anggota TNI AD/AL dan Polri, namun juga para PNS, satpol PP, dan masyarakat yang tengah berbelanja.

Kasdim 0829 Bangkalan Mayor Mahmudi mengungkapkan, keputusan memilih lokasi donor darah di area perbelanjaan tak lepas dari upaya TNI menyadarkan masyarakat akan pentingnya donor darah.

"Darah itu sangat penting. Setetes darah sangat berharga dan bermanfaat karena membantu nyawa manusia. Kami sediakan 205 kantong darah," ungkapnya.

Ia menjelaskan, donor darah merupakan program rutin yang dilalaksanakan setiap jajaran satuan koordinasi wilayah seperti kodim, korem, dan kodam dalam setiap peringatan HUT TNI.

"Di tempat perbelanjaan seperti ini, masyarakat umum akhirnya sadar, donor darah juga termasuk ibadah. Karena membantu sesama," pungkasnya.

Pendonor Lalilatun Nikmah (37), merasa terpanggil ketika mengetahui ada kegiatan donor darah. Sekretaris BPBD Bangkalan itu mengaku rutin dua kali donor darah.

"Kalau lama tak donor, badan terasa sakit. Karena berat badan di atas 80 kilogram, maka setiap donor diambil dua kantong. Masing-masing 350 cc," singkatnya kepada Surya.

Staf Teknis Unit Transfusi Darah PMI Bangkalan Zainal Abidin mengatakan, pihaknya menggelar donor darah di lapangan setiap dua bulan sekali guna menjaga ketersediaan stok darah.

"Karena kebutuhan darah untuk pasien RSUD Syamrabu saja mencapai 600 kantong hingga 700 kantong per bulan. Sekarang masih tersedia 635 kantong," kata Zainal.


Selain itu, lanjut Zainal, pihaknya juga memenuhi permintaan darah dari Sampang, Pamekasan, Sumenep, bahkan Surabaya. Sehingga, total sebanyak 1.500 kantong darah kemasan 350 cc yang dikeluarkan PMI Bangkalan.

"Golongan darah O yang banyak dibutuhkan. Dari 635 kantong, tersisa 206 kantong, AB 25 kantong, dan sisanya jenis A dan B," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help