TribunJatim/

Pria ini Lihat Batang Pisang Hanyut di Sungai Brantas, Saat Didekati Astaga Ternyata Sesosok Bocah

Yoyok (44) warga di sekitar Sungai Brantas adalah orang pertama yang melihat sesosok aneh mengapung di pinggir sungai.

Pria ini Lihat Batang Pisang Hanyut di Sungai Brantas, Saat Didekati Astaga Ternyata Sesosok Bocah
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Polisi mengevakuasi jasad siswa SD yang hanyut di sungai Brantas, Kabupaten Kediri, Rabu (13/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Diduga tak bisa berenang seorang bocah bernama Moh Rafli (12) warga Dusun Gropyok Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai Brantas.

Siswa Sekolah Dasar itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengapung di bibir sungai di wilayah Kecamatan Purwoasri, Rabu (13/9/2017).

Informasinya, korban diketahui berenang bersama tiga orang rekannya masing-masing bernama Adin (12), Geri (12) dan Ganes (13) di sungai Brantas.

Saat itu, korban bersama tiga temannya sedang bermain air sembari berenang persis di bawah jembatan Papar.

Namun secara tiba-tiba korban terseret arus hingga terbawa ke tengah sungai.

Korban sempat berteriak meminta tolong. Nahas, karena derasnya arus sungai tersebut membuat korban tenggelam.

Yoyok (44) warga setempat adalah orang yang pertama kali menemukan jasad korban mengapung di pinggir sungai Brantas.

Awalnya, ia mengira itu adalah sampah batang pisang yang hanyut terbawa arus sungai. Namun karena penasaran ia mendekat untuk memastikannya.

Dia tak menyangka kalau ternyata itu adalah jenazah seorang bocah. Sontak, penemuan jasad itu ke Polsek Purwoasri yang diteruskan ke Tim Inafis Polres Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Mukhlason mengatakan pihak keluarga korban telah memastikan bahwa jasad itu adalah Moh Rafli.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help