TribunJatim/

Tolak Pria yang Dijodohkan Orangtuanya, Wanita Hamil Ini Menangis karena Dituntut 8 Bulan Penjara

Menolak dijodohkan dengan pilihan orangtuanya dan menikah dengan pilihan hatinya, Mariani Setyowati (34) dituntut 8 bulan penjara.

Tolak Pria yang Dijodohkan Orangtuanya, Wanita Hamil Ini Menangis karena Dituntut 8 Bulan Penjara
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK
Suasana persidangan Mariani Setyowati (34) di ruang sidang Candra Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (13/9/2017). Mariani dituntuk usai menolak jodoh pilihan orang tuanya dan menikah dengan pilihan hatinya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menolak dijodohkan dengan pilihan orangtuanya dan menikah dengan pilihan hatinya, Mariani Setyowati (34) dituntut 8 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

Sidang tuntutan tersebut digelar di ruang sidang Candra Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (13/9/2017).

Mariani yang sedang mengandung janin usia 7 bulan tersebut sempat berurai air mata saat JPU membacakan tuntutan atas dirinya.

"Memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama 8 bulan penjara," ujar Didik Yudha selaku JPU dari kasus tersebut.

( 5 Kejadian Tak Terduga di Pernikahan yang Bikin Buyar, dari Kemarahan Keluarga Sampai Calon Suami )

Tuntutan tersebut sesuai dengan pasal 263 ayat 1 KUHP tentang pemalsuan surat.

Sebelumnya, dalam dakwaan Mariani Setyowati dilaporkan oleh ibu kandungnya sendiri karena memalsukan tanda tangan ibunya dari surat pernyataan belum menikah.

Surat tersebut diketahui ditandatangani sendiri oleh Mariano saat orangtuanya sedang naik haji.

Mariani sebelumnya sempat meminta restu kepada ibunya untuk dinikahkan dengan kekasih hatinya, Pralampita Dedi (35), namun ibunya menolak karena akan dijodohkan dengan pilihan ibunya.


Namun, saat ibunya berangkat haji, Mariani memalsukan tandatangan ibunya di surat keterangan belum menikah agar bisa menikah dengan kekasihnya.

Saat ibu Mariani pulang dari tanah suci dan mengetahui kalau anaknya sudah menikah, ibunya tak terima dan melaporkan anak kandungnya sendiri atas dasar pemalsuan surat.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help