TribunJatim/

Marak Pencurian Motor Pelajar Bermodus Tanya Alamat, Polisi Beri Imbauan Begini Untuk Para Orangtua

Pencurian motor anak sekolah dengan modus tanya alamat mulai ditemukan di Sidoarjo dan Gersik. Untuk itu, polisi beri imbauan begini buat orangtua.

Marak Pencurian Motor Pelajar Bermodus Tanya Alamat, Polisi Beri Imbauan Begini Untuk Para Orangtua
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Tiga sindikat pencuri sepeda motor dari pengendara remaja dipamerkan Polrestabes Surabaya, Kamis (14/9/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pencurian motor anak sekolah dengan modus penipuan tanya alamat mulai ditemukan di Sidoarjo dan Gersik.

Untuk itu, polisi Polrestabes Surabaya mengimbau kepada orang tua anak-anak sekolah agar lebih hati-hati.

Pencurian dengan modus tersebut dianggap baru oleh Polrestabes Surabaya usai menangkap tiga orang komplotan pencurian motor spesialis anak sekolah.

"Kalau belum cukup umur, jangan diizinkan membawa sepeda motor karena mereka bisa menjadi sasaran pelaku kejahatan," ujar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar kepada TribunJatim.com usai rilis kasus penangkapan pelaku pencurian motor anak sekolah, Kamis (14/9/2017).

( Butuh Duit Judi Dara, Dua Pria Ini Rampas Motor Anak Sekolah di Perbatasan Surabaya, Gini Modusnya )

Melihat modus pelaku pencurian motor anak sekolah, Kompol Lily Djafar juga mengimbau untuk lebih hati-hati saat berkendara.

"Modusnya kan dipepet, tanya alamat dan minta tolong diantarkan. Ya sebaiknya jangan mudah percaya, kalau diminta ngantar suruh saja ke orang yang lebih tua, apalagi belum dikenal. Takutnya malah jadi korban," tambah Lily Djafar.

Di sisi lain, Kanit Tipidter Polrestabes Surabaya AKP Soekris Trihartono mengatakan untuk wilayah Surabaya belum mendapat laporan kasus serupa, namun polisi akan mengembangkan kasus tersebut.


"Ini TKP di Gresik. Kami bekerja sama dengan Kasat Reskrim Polres Gersik untuk mengembangkan kasus tersebut. Sementara di Surabaya belum ada, tapi kami siap menerima laporan jika ada korban dan akan kami kembangkan," ujar Soekris.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help