TribunJatim/

Sempat Akan di Drop Out dari UINSA, Menteri Imam Nahrawi Tak Sangka Dapatkan Gelar Ini

Bagi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendapatkan gelar kehormatan dari almamaternya adalah sesuatu yang istimewa.

Sempat Akan di Drop Out dari UINSA, Menteri Imam Nahrawi Tak Sangka Dapatkan Gelar Ini
TRIBUNJATIM.COM/ADENG SEPTI IRAWAN
Orasi kebangsaan Menpora Imam Nahrawi sebelum menerima gelar doktor honoris causa di UIN Sunan Ampel Surabaya, Kamis (14/9/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bagi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendapatkan gelar kehormatan dari almamaternya adalah sesuatu yang istimewa.

Bahkan, satu diantara menteri pada kabinet Jokowi ini merasa tak menduga akan mendapat gelar khusus langsung dari Rektor UIN Sunan Ampel, Prof Abdul A'la.

"Saya tidak menyangka dan juga tidak pernah membayangkan kalau Pak Rektor dan Senat memberikan gelar kehormatan, terus terang itu diluar mimpi saya, itu di luar ekspektasi saya," ujarnya kepada wartawan
usai menerima gelar Doktor (HC) bidang politik di UIN Sunan Ampel Surabaya, Kamis (14/9/2017).

Dirinya menuturkan bahwa memang pernah kuliah di kampus UINSA selama tujuh tahun.

"Saya pikir hari ini luar biasa saya bisa berorasi di hadapan para dosen saya, guru saya, sahabat saya," ujar Menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Cak Imam sapaan akrabnya ini hanya bisa bersyukur karena mendapatkan gelar kehormatan, dimana memang secara nalar sangatlah tidak mungkin terjadi padanya

"Mana mungkin mahasiswa yang sudah 14 semester kuliah hampir drop out dapat gelar kehormatan," ucapnya sembari tersenyum.

Kuliah delapan semester saja yang normal, lanjut Imam, belum tentu dapat kehormatan, malah dirinya yang kuliah melebihi batas mendapatkan hal tak terduga.

Dia mengaku tak bisa membayangkan hari bahagianya mendapatkan gelar kehormatan di bidang politik dari almamater yang telah mendidiknya hingga menjadi sekarang.

"Saya hanya bisa berterima kasih pada semua pihak yang telah membantu dan mendukung saya," ucap alumni organisasi PMII ini.

Dirinya berpesan kepada semua pemuda untuk tidak pantang menyerah dalam rangka menggapai cita-cita. Karena jika seorang manusia bersungguh-sungguh akan diberikan jalan oleh Tuhan.

"Melalui orasi kebangsaan saya ajak pemuda mulai bersemangat dalam meraih cita-citanya," pungkas Ketum IKA UINSA ini.

Penulis: Adeng Septi Irawan
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help