TribunJatim/

Terlanjur Bayar Rp 150 Juta, Calon Mahasiswa ini Disurati Diterima di Teknik Industri UB, Ternyata

Terlanjur girang, setelah menerima surat bahwa dirinya diterima di Universitas Brawijaya, calon mahasiswa ini langsung lemas saat tahu hal sebenarnya.

Terlanjur Bayar Rp 150 Juta, Calon Mahasiswa ini Disurati Diterima di Teknik Industri UB, Ternyata
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Rektor Universitas Brawijaya Prof Mohammad Bisri saat menyambut tim Pimnas, Senin (28/8/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Mohammad Bisri lewat Ketua Tim Advokasi Hukum UB Dr Priyo Djatmiko melapor ke Polres Malang Kota terkait tindakan pemalsuan tandatangan dan surat oleh oknum karyawan UB, Kamis (14/9/2017).

Priyo mengatakan tindakan pemalsuan itu membuat Rektor Prof Mohammad Bisri marah.

Dalam keterangannya, ada dua oknum yang dilaporkan ke Polres Malang Kota. Namun Priyo tidak membuka kedua identitas oknum itu.

“Biar polisi saja yang mengeksekusi. Nanti kalau sudah disidik oleh petugas, akan kami gelar konferensi pers,” tegasnya.

(VIDEO VIRAL - Benci Pemerintahan Jokowi, Mahasiswa yang Hina Ibu Negara Ditangkap Polisi)

Kedua oknum itu berstatus pensiunan dan masih menjadi karyawan di UB.

Pihak UB akan memecat oknum karyawan yang masih bekerja. Sementara karyawan yang telah pensiun, proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada polisi.

Priyo mengatakan, seorang korban berinisial TF warga Kota Malang mengalami kerugian hingga Rp 150 juta akibat oknum yang memberikan surat palsu.

TF diberi surat keterangan palsu yang berisi informasi kalau dirinya diterima di UB, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Industri. TF masuk ke UB melalui jalur mandiri.

“Padahal tidak ada surat keterangan dari rektor saat tes melalui jalur mandiri. Semua peserta yang lolos terdaftar di internet,” tambah Priyo.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help