TribunJatim/

Bunuh Bayinya Secara Sadis, Siswi SMA Negeri di Kediri ini 'Dikeluarkan' Dari Sekolah

Keenakan menjalin hubungan gelap dengan kekasihnya, siswi SMA ini hamil dan melahirkan hingga semua yang tersisa darinya terenggut paksa.

Bunuh Bayinya Secara Sadis, Siswi SMA Negeri di Kediri ini 'Dikeluarkan' Dari Sekolah
Surya/Mohammad Romadoni
Siswi SMA Negeri yang diamankan di Polres Kediri karena membuag jasad bayinya sendiri. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Ibu pembuang bayi berinisial SN (17) warga Jl Pare Lama Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri berpotensi tak dapat melanjutkan sekolahnya.

Pasalnya, siswi kelas XII SMA Negeri di Kabupaten Kediri ini telah terancam pidana karena terlibat kasus pembuangan jasad bayi.

Pelajar ini nekat membuang bayi dari hasil hubungan gelap dengan kekasihnya berinisial (AW) warga Desa Kepung Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.

(Dilahirkan di Kamar Mandi, Bayi ini Tewas dengan Luka Tusuk di Dada, Mengapa Ibunya Tega)

Saat ini, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri telah menetapkan pasangan kekasih itu sebagai tersangka.

Kanit PPA Polres Kediri, Ipda Dyan Purwandi menjelaskan bahwa terkait kelanjutan studi tersangka SN merupakan kebijakan dari pihak sekolah yang bersangkutan.

"Wah saya kurang tahu terkait tata tertib sekolahnya. Tapi kalau SMA Negeri biasanya kan ketat ya. Murid mencuri saja ada sanksinya apalagi seperti si SN," tutur Ipda Dyan Purwandi kepada SURYA, Minggu (17/9/2017).

(Lahirkan Bayi Hasil Hubungan dengan Pacar, Mahasiswi ini Sembunyikan Bayinya di Lemari, Lalu . . .)

Menurut dia, sesuai perbuatannya tersangka SN bakal dijerat Pasal 80 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sedangkan, untuk tersangka AW (kekasihnya) bakal dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 tentang kekerasan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(Miris, Siswi SMA ini Pilih Tempat Suci untuk Membuang Bayi Hasil Hubungan Gelap)

"Tersangka SN disinyalir melakukan kekerasan terhadap anak hingga mengakibatkan korban meninggal dunia," jelasnya. (Surya/Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help