TribunJatim/

Kos Disatroni Polisi, Pria Ini Ketahuan Punya Sabu-sabu, Nggak Nyangka Disimpan di Benda Sepele Ini!

HS (44) diciduk polisi karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu. Nggak nyangka banget, barang haram itu disimpan di benda sepele ini!

Kos Disatroni Polisi, Pria Ini Ketahuan Punya Sabu-sabu, Nggak Nyangka Disimpan di Benda Sepele Ini!
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
HS (44), warga Jalan Pucang, Surabaya diciduk polisi karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu. HS beserta barang bukti atas aksi kejahatannya dibeberkan di halaman Polrestabes Surabaya, Senin (19/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - HS (44), warga Jalan Pucang, Surabaya, diciduk polisi karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Saat itu, polisi menyatroni kamar kos HS di Waru, Sidoarjo.

Polisi kemudian menggeledah kamar kos pria tersebut untuk mencari barang bukti.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi akhirnya menemukan enam poket sabu-sabu.

( Diduga Termasuk Jaringan Rutan Medaeng, Seorang Bandar Narkoba Diringkus Polisi )

Herannya, sabu-sabu tersebut justru disembunyikan pelaku di dalam sebuah deodoran.

"Yang bersangkutan menyimpan sabu-sabu dengan modus di dalam deodoran. Jadi tampak luar seolah-olah deodoran biasa. Ini disimpan di rumah kos Jalan Waru Sidoarjo," ujar Wakasat Reserse Narkoba, Kompol Anton Prasetyo saat berada di Polrestabes Surabaya, Senin (18/9/2017).

Di depan polisi, deodoran dengan wadah berwarna hitam terlihat sudah dirombak, bagian bulat lingkaran dibuang untuk menyimpan sabu-sabu.

Rencananya, HS akan mengirimkan sabu-sabu tersebut kepada seseorang dengan sistem ranjau alias menaruh barang tersebut di suatu tempat yang dijanjikan sebelumnya.


"Dari teman. Nanti saya kirim ranjau," ujar HS kepada polisi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, HS harus mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya.

"Pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika hukuman maksimal seumur hidup," jelas Anton.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help