TribunJatim/

Kadishub Jatim Sebut Penerbangan Wings Air Surabaya-Sumenep Murah, Ini Alasannya

Nantinya Bandara Sumenep ini menjadi homebase ke kepulauan-kepulauan karena Pemprov Jawa Timur merencanakan akan mengembangkan bandara baru

Kadishub Jatim Sebut Penerbangan Wings Air Surabaya-Sumenep Murah, Ini Alasannya
TribunJatim.com/Adeng Septi Irawan
Persiapan penerbangan perdana Wings Air Surabaya-Sumenep di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu (27/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Wahid Wahyudi berasumsi bahwa tiket perjalanan udara menggunakan Wings Air sudah cukup murah dan bisa dijangkau oleh masyarakat.

Untuk tiket berangkat Rp 263 ribu, lalu untuk rute sebaliknya, hanya 179 ribu.

Kadishub Jatim, Wahid Wahyudi diwawancarai jelang penerbangan perdana Wings Air di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu (27/9/2017).
Kadishub Jatim, Wahid Wahyudi diwawancarai jelang penerbangan perdana Wings Air di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu (27/9/2017). (TribunJatim.com/Adeng Septi Irawan)

"Rp 263 ribu berangkat lalu baliknya hanya Rp 179 ribu, jadi sangat murah. Kenapa? karena ya itu tadi pesawat itu semakin besar maka biaya perorangnya itu makin kecil," ujar Kadishub Jatim, Wahid Wahyudi di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu (27/9/2017).

(Pansus Klasifikasi Jalan DPRD Surabaya Akan Larang Warga Parkir di Jalan, Harus Punya Garasi atau. .)

Sekarang ini Wings Air menerapkan penerbangan tujuh kali seminggu dari yang sebelumnya hanya dua kali saja.

Jumlah seat yang disediakan juga relatif lebih banyak dari sebelumnya yang hanya 15 seat.

Wahid Wahyudi juga menuturkan, transportasi adalah unsur penunjang dari sektor ekonomi, maka Pemerintah Kabupaten Sumenep harus segera memikirkan hal itu.

"Katakanlah misalnya Sumenep itu kan wilayah Kepulauan, pulau yang ada jumlah penduduknya ada 48, itu bisa dikembangkan wisata kepulauan, misalnya pulau Gili Labak," tambah Wahid Wahyudi.


Halaman
12
Penulis: Adeng Septi Irawan
Editor: DWI PRASTIKA
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help