TribunJatim/

Anggota Ormas dan Mantan PPK Ramai ramai Ikut Seleksi Panwascam Kabupaten Madiun

materi yang diujikan dalam seleksi Panwascam Kabupaten Magetan ini seluruhnya dari Panwas Provinsi Jatim.

Anggota Ormas dan Mantan PPK Ramai ramai Ikut Seleksi Panwascam Kabupaten Madiun
Surya/Mohammad Romadoni
Peserta seleksi Panwascam Kabupaten Magetan serius mengikuti ujian tulis yang diselenggarakan Panwaskab setempat di ruang kelas, SMAN 1 Magetan, Minggu (8/10/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sebanyak 216 pendaftar Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di wilayah Kabupaten Magetan yang lolos persyaratan administrasi mengikuti tes tulis bertempat di ruang kelas SMAN 1 Magetan.

"Peserta ada dari organisasi massa (Ormas), tapi kebanyakan dari mantan Panwascam. Bahkan beberapa jurnalis juga ada," kata Sekretaris Panwaskab Magetan Arief Kurniawan kepada Surya, Minggu (8/10/2017).

Diungkapkan Arief Kurniawan, materi yang diujikan dalam seleksi Panwascam Kabupaten Magetan ini seluruhnya dari Panwas Provinsi Jatim. Pengiriman materi ujian Panwascam Magetan dari Provinsi Jatim dalam keadaan tersegel.

"Insha Allah, materi soal ujian Panwascam Magetan ini tidak bocor. Karena pembukaan materi soal didepan peserta dalam kondisi masih di segel. Jadi kerahasian aman, sepengetahuan saya tidak ada koneksian antara peserta dan petugas Panwaskab Magetan," kata mantan redaktur media Ponorogo ini.

Peserta sejumlah 108 orang itu, tambah Arief, delapan orang peserta yang lolos persyaratan administrasi, dinyatakan gugur karena tidak hadir dalam seleksi tulis yang dilakukan di ruang kelas SMAN 1 Magetan itu.

"Ini total yang hadir hanya 208 peserta. Delapan peserta tidak hadir, dan ketidakhadirannya juga tidak ada keterangan. Maka ke delapan peserta itu kita nyatakan gugur," jelas Arief.

Dikatakan Arief, dari jumlah 108 peserta yang kini mengikuti seleksi itu, nantinya hanya akan di ambil sebanyak 54 orang, dan ditempatkan di 18 kecamatan di wilayah Kabupaten Magetan.

"Nantinya, setiap kecamatan ditempatkan tiga orang petugas Panwascam, ketiga petugas itu. Satu Ketua dua orang anggota. Untuk bendahara dan administrasi lainnya dari PNS kecamatan setempat," katanya.

Dijelaskannya, masa kerja Panwascam yang akan menjabat itu, nantinya hanya punya masa kerja selama kurang lebih dua tahun. Ini berbeda dengan masa kerja Panwaskab yang sampai lima tahun.

"Masa kerja Panwascam ini nantinya sampai Pemilihan Presiden, atau sekitar dua tahun. Selama itu, gaji dari Panwascam ini dari negara dengan besaran sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat," pungkas Arief Kurniawan. (Surya/Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help