TribunJatim/

KPU Tolak Pendaftaran Partai Perindo jadi Peserta Pemilu 2019, ini Penyebabnya

Komisi Pemilihan Umum menolak pendaftaran yang dilakukan Partai Perindo sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.

KPU Tolak Pendaftaran Partai Perindo jadi Peserta Pemilu 2019, ini Penyebabnya
TRIBUNNEWS.COM/ABDUL QODIR
CEO MNC Group sekaligus Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo usai diperiksa delapan jam oleh penyidik di kantor Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, Cideng, Tanahabang, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - KPU Kota Madiun menolak pendaftaran yang dilakukan Partai Perindo sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.

Pasalnya, ada sejumlah berkas yang belum terpenuhi.

Senin (9/10/2017) siang, sejumlah pengurus partai Perindo tampak mendatangi kantor KPU Kota Madiun, di Jalan Mobilisasi Pelajar no 2 Kota Madiun.

Mereka datang untuk mendaftar peserta Pemilu 2019 ke KPU Kota Madiun.

Komisioner KPU Kota Madiun, Sukamto, menuturkan telah melakukan pengecekan terhadap berkas yang dibawa pengurus Perindo. Dari hasil pengecekan, ternyata berkas belum sesuai dengan sistem informasi partai politik (Sipol).

(Berkas Saja Belum Sempurna, Partai Baru ini Sudah Berani Target Enam Kursi di DPRD)

Sukamto menyebutkan, berkas yang belum sesuai misalnya dalam fotocopy KTP dan KTA yang belum disesuaikan dan belum disusun berdasarkan aturan Sipol.

Dia mengatakan, syarat partai untuk mendaftar dalam pemilu 2019 untuk Kota Madiun, minimal jumlah keanggotaannya 204 orang.

Sementara itu, Perindo Kota Madiun mencatat jumlah anggotanya mencapai 796 orang.

Selain persoalan berkas, lanjutnya, penerima mandat dari Perindo yang mendaftar ke KPU tidak ada dalam SK kepengurusan partai. Padahal, penerima mandat haruslah pengurus partai yang memiliki SK.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help