TribunJatim/

Buntut Pejabat Tewas, Terbang Paralayang di Kota Batu Dievaluasi Total, Begini Rumusannya

Terungkap, si pejabat yang tewas saat mengudara di Kota Batu bukan karena turbulensi, tapi parasut mengalami kolapse sehingga ...

Buntut Pejabat Tewas, Terbang Paralayang di Kota Batu Dievaluasi Total, Begini Rumusannya
Surya/ Samsul Hadi
ilustrasi pecinta paralayang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Pasca peristiwa tewasnya seorang anggota DPR Muara Enim Syaiful Iqbal Asyofa (40) saat melakukan terjun payung, semua pihak yang terlibat melakukan evaluasi.

TNI AU bersama Federasi Aerosport Indonesia (FASI) membahas hal-hal teknis agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Dari hasil diskusi itu, diketahui penyebab jatuhnya Iqbal bukan karena turbulensi, melainkan parasut saat itu mengalami posisi kolapse sehingga terjadi spiral pada parasut.

Iqbal lantas tidak bisa mengendalikan parasut. Hal itu dijelaskan Ketua Pengprov Paralayang Jatim Arif Eko Wahyudi, Senin (10/10/2017).

(Mengenaskan, Atlet Paralayang yang juga Anggota DPRD ini Tewas saat Terbang di Kota Batu)

Eko melanjutkan, evaluasi lain yang perlu diperhatikan adalah terkait kompetensi, pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Pihaknya akan mengevaluasi satu per satu karena selama ini sering terjadi pengabaian teknis keselamatan menjelang penerjunan.

“Risiko kalau terbang dalam cuaca seperti itu (mendung). Kita akan bikin regulasi lebih ketat dari sisi atitude. Sebetulnya alat layak terbang, namun cuaca tidak layak terbang,” ujar Eko, Selasa (10/10/2017).

Penyebab terjadinya spiral pada parasut karena tekanan angin pada salah satu sisi berbeda. Seharusnya, pilot bisa mengimbangi tekanan itu dengan menarik sisi yang berlawanan.

(Pria ini Jadikan Anaknya yang Masih SD Budak Seks, Lebih 36 Kali Digauli Lewat Ancaman Mengerikan)

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help