TribunJatim/

Sensasi Menerjang Lintasan Ekstrim di Alam Bebas Gunung Kelud

"Berlari merupakan olahraga untuk menjaga kebugaran. Selain sehat, KVRR ini juga turut menjaga lingkungan

Sensasi Menerjang Lintasan Ekstrim di Alam Bebas Gunung Kelud
Surya/Mohammad Romadoni
Sejumlah peserta KVRR berupa keras untuk menuntaskan perlombaan. Mereka berjuang keras untuk mencapai garis finish yang berada di tanah lapang di Tebing Sumbing. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Track terjal berliku-liku berlatar belakang panorama eksotis Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, jawa Timur menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta diajang Kelud Vulcano Road Run 2017.

Wakil Bupati Kediri, Drs. H. Masykuri tampak ikut terlibat langsung secara simbolis menjadi peserta dalam acara KVRR ini. Ia terlihat berlari bersama pelari lain menuju garis finish yang berada di area lapang tebing Sumbing sekitar satu kilometer dari kawah Gunung Kelud.

Masykuri mengatakan tak kurang dari sekitar 1000 peserta berasal dari mancanegara, nasional dan lokal ikut berpartisipasi dalam acara KVRR yang kedua ini. Antusiasme seluruh peserta pada tahun ini meningkat drastis jika dibandingkan pada tahun lalu.

"KVRR ini bertujuan untuk lebih mempopulerkan sekaligus memasarkan destinasi wisata di Kabupaten Kediri," tutur Drs. H. Masykuri usai memberangkatkan peserta KVRR, Minggu (8/10/2017).

Baca: Marak Penambangan Pasir Ilegal di aliran Lahar Gunung Kelud, Protes Keras Warga Makin Menjadi-jadi

Menurut Masykuri, bagi para peserta selain persiapan fisik prima juga membutuhkan mental baja untuk melibas seluruh track terjal sepanjang 10 kilometer itu.

"Berlari merupakan olahraga untuk menjaga kebugaran. Selain sehat, KVRR ini juga turut menjaga lingkungan di kawasan wisata Gunung Kelud," imbuhnya.

Adapun peserta mancanegara yang mengikuti KVRR ini yakni dua pelari dari Kenya, satu pelari asal Filipina dan satu pelari dari Korea. Sedangkan pelari nasional masing-masing berasal dari Jakarta, Bandung, Bekasi, Semarang dan Sulawesi Utara. Nah, salah satu peserta dari Forkompinda adalah Wakapolres Kediri, Kompol Ariek Indra Sentanu.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sukses menggelar puncak acara bertajuk Kelud Vulcano Road Run (KVRR) dan itu berarti menandakan seluruh rangkaian acara di festival Kelud 2017 telah tuntas.

Masykuri menjelaskan pihaknya berencana sesuai kalender event internasional pemerintah daerah bakal kembali menghelat KVRR tepatnya, Minggu 23 September 2018. Tentunya, pihaknya secara bertahap akan meningkatkan rute track KVRR yang akan datang.

"Pengumuman ini bisa dimanfaatkan para peserta agar mulai persiapan untuk kembali mengikuti KVRR pada tahun depan," jelas Masykuri.