TribunJatim/
Home »

Jatim

Politisi di Jatim Kesandung Masalah

Demi Anus Anaknya, Wanita ini Bertahun-tahun Mengais Rejeki di Singapura, Begini Kisahnya

Kesehariannya bocah ini nyaris tanpa teman. Dia malu ketika buang air besar, sehingga memaksa ibunya melakukan hal luar biasa dan tak wajar.

Demi Anus Anaknya, Wanita ini Bertahun-tahun Mengais Rejeki di Singapura, Begini Kisahnya
SURYA/DAVID YOHANES
Fardan Fauzan (6) berusaha menyembunyikan wajahnya sambil menangis, saat ada tamu yang menemuinya, Rabu (11/10/2017). Fardan tumbuh menjadi anak minder, karena tidak punya anus. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Fardan al Fauzan (6) berusaha menyembunyikan wajahnya, saat ada tamu yang ingin menemui.

Anak kedua pasangan Puri Rahayu (32) dan Awik Wibowo (35) ini memang minder. Fardan merasa malu karena kondisinya yang tanpa anus.

Kesehariannya Fardan nyaris tanpa teman. Fardan malu ketika buang air besar, langsung keluar begitu saja dari saluran anus buatan di perutnya.

Apalagi kadang kotorannya keluar saat tengah bermain bersama teman-temannya.

Lubang anus buatan tersebut dibebat dengan kain, yang diganti setiap 30 menit. Sebenarnya ada kantung khusus.

Harganya Rp 10.000 per buah, dan bisa menghabiskan enam kantong per hari. Harga tersebut yang memberatkan, sehingga Fardan tidak menggunakan kantong.

(Diajak Ibunya Naik Angkot, Dua Balita ini Dibuang di Depan Markas Tentara, Miris Lihat Bekalnya)

Dituturkan Puri, sejak lahir Fardan mengalami kelainan tersebut. Sehari setelah kelahirannya, Fardan langsung menjalani operasi pembuatan anus. Letaknya di perut sisi kiri.

“Waktu itu dokter bilang, nunggu beratnya hingga 15 kilogram baru bisa operasi pembuatan anus permanen. Di tempat yang semestinya,” ujarnya, Rabu (11/10/2017), di rumahnya, Jalan Kapten Kasihin II/11F, Tulungagung.

Tahun 2013 lalu Puri Rahayu pernah mengobatkan Fardan ke RSUD Sakit Saiful Anwar Malang.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help