TribunJatim/

Keroyok Temannya Hingga Tewas, Enam Anak Punk Dituntut Hukuman Berat, Kecuali 'Santri' Cilik ini

Teka-teki hukuman apa yang dijatuhkan kepada enam anak punk yang membunuh temannya sendiri dengan kejam akhirnya terjawab.

Keroyok Temannya Hingga Tewas, Enam Anak Punk Dituntut Hukuman Berat, Kecuali 'Santri' Cilik ini
Surya/Didik Mashudi
Enam anak punk pelaku pengeroyokan temannya hingga meninggal saat mengikuti gelar perkara di Mapolresta Kediri, Selasa (12/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Agenda sidang enam terdakwa anak punk pelaku pengeroyokan Imam Subekti alias Rege (25) di PN Kota Kediri memasuki tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Rabu (11/10/2017).

JPU Sigit Artantojati menyebutkan, terdakwa paling berat dituntut hukuman 3 tahun 10 bulan penjara dan paling ringan dimasukkan ke pondok pesantren.

Terdakwa dengan tuntutan paling berat Ft dituntut 3 tahun 10 bulan. Empat terdakwa lainnya At, KMC, AS, RFR dan RR dituntut 3 tahun, 6 bulan penjara.

Sedangkan VD (13) terdakwa paling belia mendapat tuntutan paling ringan yakni dimasukkan ke pondok pesantren menjadi santri.

VD pelajar SMP ini meski dijerat sebagai tersangka selama proses penyidikan kasusnya tidak dilakukan penahanan.

Perkara pengeroyokan yang melibatkan pelaku anak punk ini dipisah menjadi tiga berkas.

Dua berkas dengan terdakwa yang masih di bawah umur. Dan satu berkas dengan terdakwa yang telah dewasa.

Para terdakwa kasus ini sejak dilimpahkan ke kejaksaan telah menjalani penahanan di Lapas Anak Kota Blitar. Sedangkan terdakwa dewasa ditahan di Lapas Kediri.

Sidang dipimpin Ketua Majelis hakim Charni Wati Ratu Mana didampingi dua hakim anggota Yuliana,SH dan Selvi.

Surya Wardhana dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Peradi Kediri menjelaskan, agenda sidang anak punk memang dipercepat. Setelah tuntutan besuk bakal memasuki pembelaan.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help