TribunJatim/

Liga Indonesia

Jelang Lawan PS TNI, Dua Kekalahan di Pertandingan Terakhir Jadi Pelajaran Penting Bagi Arema FC

Dua kekalahan terakhir saat melawan Perseru Serui dan Bali United menjadi pelajaran bagi Arema FC.

Jelang Lawan PS TNI, Dua Kekalahan di Pertandingan Terakhir Jadi Pelajaran Penting Bagi Arema FC
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA S
Pelatih Arema FC, Joko Susilo, sebelum memimpin latihan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (12/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pelatih Arema FC, Joko Susilo memberikan instruksi khusus kepada anak asuhnya menjelang pertandingan kontra PS TNI, Sabtu (14/10/2017) nanti.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini berharap saat melawan PS TNI, skuad Arema FC mau bermain dengan hati.

"Sekarang tinggal di individu pemain, bermain cepat dan kuat tapi kalau tidak dengan hati tidak akan bisa maksimal," kata Gethuk, Kamis (12/10/2017).

( Tersisa Enam Laga Sebelum Berakhirnya Liga 1, Pelatih Madura United Ingin Timnya Produktif Cetak Gol )

Dua kekalahan terakhir saat melawan Perseru Serui dan Bali United menjadi pelajaran bagi Arema FC.

Menurut Gethuk, pada dua pertandingan tersebut, anak asuhnya menguasai ball posession dan menciptakan banyak peluang namun tidak bisa dikonversi menjadi gol.

"Karena semua itu berjalan dari otak ke hati," lanjut Gethuk.


Gethuk juga mengingatkan kepada para pemain, walau di pertandingan nanti Arema FC lebih diunggulkan, namun PS TNI bisa saja mencuri poin di kandang Arema FC.

"Potensi terpeleset melawan PS TNI sangat besar kalau pengalaman dari dua pertandingan terakhir tidak dipelajari," pungkas Gethuk.

( Jelang Hadapi Arema FC, PS TNI Punya Modal Bagus Untuk Unjuk Gigi di Stadion Kanjuruhan Malang )

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help