TribunJatim/
Home »

Jatim

Pilgub Jatim 2018

Memahami 'Power Sharing' Koalisi Partai Ala Pakde Karwo Jelang Pilgub Jatim 2018

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo, mengatakan koalisi partai pada Pilgub Jatim 2018 harus diikat dengan...

Memahami 'Power Sharing' Koalisi Partai Ala Pakde Karwo Jelang Pilgub Jatim 2018
TRIBUNJATIM.COM/ADENG SEPTI IRAWAN
Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo, mengatakan koalisi partai pada Pilgub Jatim 2018 harus diikat dengan kesamaan visi dan pembagian kekuasaan yang tepat.

Power sharing tersebut artinya harus adil dan proporsional.

"Nanti akan dibicarakan dengan calon tentang power sharing kalau didukung misalnya itu Demokrat kan 13, jadi ada 11 sama 6 kan paling tinggi. Power sharing dibicarakan oleh DPP, sehingga akan menimbulkan dialog power sharing apa dengan Bu Khofifah atau dengan Gus Ipul yang menawarkan," kata Pakde Karwo.

Bukan itu saja, power sharing nanti akan ditawarkan pada semua cagub yang telah mendaftar di Demokrat.

(Aktivitas Pengerukan Pasir di Rolak 70 Kediri Kembali Bergeliat)

Menurutnya, tanpa ikatan kesamaan visi dan power sharing yang jelas, koalisi hanya akan memunculkan problem di kemudian hari.

Power sharing yang adil dan proporsional menurut Soekarwo idealnya berbasis modal politik.

Modal itu adalah hasil pemilihan legislatif sebelumnya dari masing-masing partai.

Itulah sebabnya koalisi setelah pemilu tidak dapat dinilai semata-mata sebagai kepentingan pragmatis saja, namun lebih dari itu, yakni tujuannnya.

Halaman
12
Penulis: Adeng Septi Irawan
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help