TribunJatim/

Sidang Anak Punk, Penasehat Hukum Mohon Terdakwa Jadi Santri

Penasehat hukum dari Posbakum Kediri berharap semua terdakwa anak punk dimasukan pondok pesantren (ponpes), Kamis (12/10/2017).

Sidang Anak Punk, Penasehat Hukum Mohon Terdakwa Jadi Santri
Surya/Didik Mashudi
Anak punk pelaku pengeroyokan saat mengikuti gelar perkara di Mapolresta Kediri, Selasa (12/9/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sidang penganiayaan Imam Subekti alias Rege (25) di Pengadilan negeri (PN) Kota Kediri memasuki pembelaan.

Penasehat hukum dari Posbakum Kediri berharap semua terdakwa anak punk dimasukan pondok pesantren (ponpes), Kamis (12/10/2017).

Surya Wardhana,SH dalam pembelaannya meminta kepada majelis hakim untuk menempatkan para terdakwa yang masih di bawah umur ke pondok pesantren.

Alternatif lainnya, terdakwa mendapatkan hukuman pelatihan kerja.

"Ini untuk kepentingan perkembangan anak-anak," ungkapnya.

Baca: Anak Punk Pengeroyok Imam Subekti Mulai Disidang di PN Kota Kediri

Dikatakan pertimbangan dari tim penasehat hukum para terdakwa rata-rata masih ada yang sekolah. Selain itu keluarga korban juga sudah memaafkan.

"Umur anak-anak itu masih belia, masih besar harapan untuk dapat menjadi anak yang baik kembali," tandasnya.

Setelah agenda pembelaan, sidang terdakwa penganiayaan Imam Subekti bakal dilanjutkan dengan putusan majelis hakim, Jumat (13/10/2017).

Heri Nurdianto dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Kediri juga berharap majelis hakim memberikan putusan yang lebih ringan.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help