TribunJatim/

Liga Indonesia

Arema FC Sarankan Federasi dan Operator Roadshow ke Klub Peserta Liga

Sebab, jika komunikasi bisa terjalin dengan baik maka akan perselisihan dan juga salah paham akan semakin mudah untuk dihindari.

Arema FC Sarankan Federasi dan Operator Roadshow ke Klub Peserta Liga
FERRIL DENNYS/KOMPAS.com
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polemik yang terjadi antara klub Liga 1 dengan operator kompetisi dan federasi berakhir damai. Klub juga sepakat untuk melanjutkan kompetisi setelah sebelumnya sempat mengancam untuk mogok.

Pertemuan untuk membahas polemik tersebut terjadi pada Selasa (10/10/2017) lalu. Saat itu Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi menyatakan bahwa apa yang terjadi antara klub dan juga operator adalah karena faktor komunikasi. Sehingga apa yang diprogramkan oleh operator tak sesuai dengan apa yang didapat klub.

Demi memutus rantai komunikasi yang terlalu jauh, Arema FC coba memberikan saran agar operator dan federasi bisa berkomunikasi dengan klub secara intens dan bagus.

Sebab, jika komunikasi bisa terjalin dengan baik maka akan perselisihan dan juga salah paham akan semakin mudah untuk dihindari.

"Kalau masalah komunikasi seperti yang diungkapkan ketua umum PSSI itu memang benar secara substansi. Tetapi sebenarnya ada cara lebih baik untuk mengurangi kesenjangan komunikasi dengan klub. Operator dan juga federasi bisa melakukan road show kepada klub-klub untik bisa berkomunikasi secara langsung," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji Jumat (13/10/2017).

Komunikasi dengan cara road show tersenut dinilai lebih efektif ketimbang hanya mengundang klub untuk bertemu di Jakarta. Sebab, setiap klub memiliki masalah yang berbeda-beda. Sehingga perlu penyelesaian dengan cara yang berbeda pula.

"Kami kira dengan mendatangi klub satu persatu bisa jauh lebih efektif. Pasalnya setiap klub pasti berbeda masalahnya. Oleh karena itu, federasi dan operator kompetisi bisa memberikan solusi terbaik ketika langsung berkomunikasi dengan klub satu persatu," bebernya.


Sebagai contoh, saat ini hampir semua klub mengalami masalah penurunan animo penonton. Operator dan federasi harusnya mengajak bicara klub untuk mencari solusi terbaik dari masalah tersebut. Apalagi suporter merupakan bagian tak terpisahkan dari klub.

"Jangan disamaratakan masalah masing-masing klub. Oleh karena itu, akan lebih baik jika operator dan juga federasi bisa mengajak komunikasi secara langsung klub, atau juga mungkin media disekitar klub juga. Sebab, mereka juga pasti turut merasakan apa yang dialami klub. Sehingga dengan mengajal bicara bisa memberikan jalan keluar terbaik," tutupnya.(Surya/Alfi Syahri Ramadana)

Penulis: Alfi Syhari Ramadana
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help