TribunJatim/
Home »

Jatim

Polisi Dapat Petunjuk Baru soal Perampokan Toko Emas di Ponggok Blitar

"Saat kabur dari lokasi, para pelaku tidak ngebut, justru mengendarai sepeda motornya pelan-pelan," kata Heri Sugiono.

Polisi Dapat Petunjuk Baru soal Perampokan Toko Emas di Ponggok Blitar
SURYA/SAMSUL HADI
Polisi sedang melakukan olah TKP di Toko Emas Permata Jaya di Pasar Cangkring, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, yang dirampok, Jumat (6/10/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM,BLITAR - Aparat Satreskrim Polres Blitar Kota terus bekerja keras untuk mengungkap kasus perampokan Toko Emas Permata Jaya di Pasar Cangkring, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Polisi mendapat petunjuk baru dari rekaman kamera closed circuit television di sekitar lokasi.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan setelah melakukan penyelidikan selama sepekan, polisi baru mendapatkan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Kamera CCTV itu berada di toko milik warga yang berjarak beberapa meter dari toko emas yang dirampok.

"Kalau di toko emas milik korban tidak ada kamera CCTV, di toko depan dan sampingnya juga tidak ada. Ternyata yang ada kamera CCTV nya di toko lain yang jaraknya agak jauh dari toko korban," kata Heri Sugiono, Jumat (13/10/2017).

Kamera CCTV itu hanya merekam para pelaku saat kabur dari lokasi perampokan. Keenam pelaku kabur dengan mengendarai tiga unit sepeda motor. Dari rekaman kamera CCTV terlihat para pelaku kabur dengan santai. Para pelaku tidak memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.

"Saat kabur dari lokasi, para pelaku tidak ngebut, justru mengendarai sepeda motornya pelan-pelan," kata Heri Sugiono.

Dikatakan Heri, rekaman CCTV itu memang tidak begitu jelas. Tetapi, dari rekaman CCTV, polisi dapat mengidentifikasi jenis sepeda motor yang dikendarai para pelaku. Jenis sepeda motor yang dikendarai pelaku, yakni, satu unit Yamaha Vixion dan dua unit Suzuki Satria.

Jenis sepeda motor para pelaku yang terekam kamera CCTV itu klop dengan keterangan sejumlah saksi di lokasi. Dengan bukti-bukti itu, Heri semakin yakin pelaku perampokan toko emas di Pasar Cangkring satu kelompok dengan pelaku perampokan toko emas di Pasar Bendilwungu, Tulungagung.

"Jenis sepeda motornya sama, modusnya juga sama. Kami menduga kuat pelaku di Blitar satu kelompok dengan pelaku di Tulungagung," ujarnya.

Sebelumnya, petugas Satreskrim Polres Blitar Kota juga sedang melacak nomor polisi (Nopol) salah satu sepeda motor yang dikendarai para perampok. Polisi mendapat informasi dari masyarakat soal nopol salah satu kendaraan yang dikendari pelaku.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help