TribunJatim/

Sebagai Negara yang Mayoritas Penduduknya Muslim, Indonesia Harus Segera Lirik Pariwisata Syariah

Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim agaknya harus berguru kepada China dalam sektor pariwisata syariah.

Sebagai Negara yang Mayoritas Penduduknya Muslim, Indonesia Harus Segera Lirik Pariwisata Syariah
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Imron Mawardi saat menjadi pemateri di Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Wartawan dan Pers, Jumat (13/10/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim agaknya harus berguru kepada China dalam sektor pariwisata syariah.

Pasalnya, China mulai mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam sektor pariwisata.

Salah satunya adalah dengan melihat pasar wisatawan muslim yang tiap tahunnya terus tumbuh.

(Tandukan Bek Timnas Bawa Madura United Unggul Sementara atas Borneo FC di Babak Pertama)

Hal itu seperti yang dikatakan Ketua Lembaga Pengembangan Ekonomi Islam (LPEI) Universitas Airlangga, Imron Mawardi saat berada di Hotel Harris Malang, Jumat (13/10/2017).

Jika dilihat berdasarkan daerah asal, penduduk Timur Tengah dan Afrika yang mayoritas muslim, punya minat yang besar untuk berwisata ke luar negeri.

"China memanfaatkannya dengan baik. Salah satunya adalah dengan adanya paket wisata syariah di biro-biro perjalanan," kata Imron Mawardi, Jumat (13/10/2017).


Jika dilihat dari data BPS yang dikeluarkan tahun 2015, pertumbuhan wisatawan asing dari Timur Tengah dan Afrika dari tahun 2012 ke 2015 naik hampir 80 ribu pengunjung.

Pada tahun 2012, wisatawan asing dari dua daerah tersebut berjumlah 181.692 lalu, dan pada tahun 2013 naik menjadi 230.046.

(KPU Kota Malang Akan Sosialisasi Surat Edaran KPU RI pada Seluruh Parpol di Kota Malang)

Sedangkan pada tahun 2014 naik lagi menjadi 261.589 wisatawan asing.

"China menyadari bahwa kelas menengah muslim dunia itu terus tumbuh, makanya walaupun mereka bukan negara yang mayoritasnya muslim justru menyediakan wisata syariah," kata Imron.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: DWI PRASTIKA
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help