TribunJatim/

Satreskrim Polres Magetan Tangkap Pelaku Judi Hongkong.

Sebenarnya sudah lama kita incar, tapi ketika situasi dilapangan genting, dia berhasil berbaur dengan

Satreskrim Polres Magetan Tangkap Pelaku Judi Hongkong.
Surya/Doni Prasetyo
Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan membekuk dua pelaku judi jenis baru, yang berpusat di Hongkong, atau popular disebut Judi Hongkong, Jumat (20/10/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Polisi Resor Magetan berhasil membekuk dua pelaku judi jenis baru, yang populer disebut Judi Hongkong di Kecamatan Panekan dan Maospati, keduanya di wilayah hukum Polres Magetan, Jumat (20/10/2017).

Penangkapan kedua tersangka, yaitu Arif Subagiya {39} bin Minanto, warga Desa Malang RT12/RW04, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan dan Kuslan (48) bin alm Sukarno, warga Dukuh Sengonan, Desa Bedagung RT03/RW 02, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, itu atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya judi Hongkong ini di wilayahnya.

"Kita mendapat informasi dari masyarakat, kemudian melakukan penyelidikan di dua wilayah Kecamatan itu. Setelah dirasa benar, kami perintahkan Unit Resmob Satreskrim Polres Magetan menangkap kedua tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni didampingi Kasubbag Humas setempat AKP Suyatni kepada Surya, Jumat (20/10/2017).

Menurut AKP Sukatni, penangkapan kedua tersangka dilakukan saat kedua pelaku judi ini sedang melayani petaruh di wilayah rumah masing masing di Panekan dan Maospati, Magetan.

"Makanya begitu kita datang, petaruh yang awalnya berjubel, berhasil lari. Tapi, karena pelaku, penjual nomor taruhan, lebih dahulu kita tangkap, pelaku tidak berkutik, begitu juga penangkapan pelaku di Maospati," jelas AKP Sukatni.

Sayang, tambah AKP Sukatni, bandar judi Hongkong yang incar berhasil lari, bersama petaruh, saat kondisi dilapangan genting, oleh kedatangan Unit Resmob.

"Kita masih kejar Bos Judi Hongkong itu. Sebenarnya sudah lama kita incar, tapi ketika situasi dilapangan genting, dia berhasil berbaur dengan petaruh yang kabur  saat diadakan penggerebek di lokasi," katanya.

Akibat tindakan yang dilakukan keduanya, Polisi menjeratnya dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 10 tahun dan denda Rp 25 juta.

"Mudah mudahan, dengan pengenakan pasal di KUHP ini pelaku judi Hongkong itu, bisa menjadi jera. Apalagi dendanya sebesar Rp 25 juta itu," kata AKP Sukatni.


Selain menangkap kedua tersangka, Polisi berhasil menyita barang bukti (BB) berupa handphone, uang tunai, juga paito, notes berisi tulisan angka dan nominal taruhan yang nilainya jutaan rupiah.

"Keduanya akan segera kami limpahkan kepada Kejaksaan Negeri agar segera di sidangkan di Pengadilan Negeri Magetan," tandas AKP Sukatni. (Surya/ Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help