TribunJatim/

Menyusuri Perth Australia yang Sunyi di Minggu Malam

Mulusnya aspal jalanan Perth, Australia hampir semulus pendaratan pesawat yang membawa saya dari Jakarta.

Menyusuri Perth Australia yang Sunyi di Minggu Malam
Surya/Eben Haezer
Kawasan Elizabeth Quay, salah satu area publik di Perth. Meski tampak meriah dengan lampu warna-warni, namun aktivitas di sana, Minggu (22/10/2017) malam, terbilang tak cukup ramai. 

TRIBUNJATIM.COM, PERTH - Mulusnya aspal jalanan Perth, Australia hampir semulus pendaratan pesawat yang membawa saya dari Jakarta.

Setelah menyelesaikan urusan bagasi dan keimigrasian, saya langsung keluar dari bandara internasional Airport untuk membeli SIM Card seharga 15 dolar Australia atau setara dengan hampir Rp 160 ribu di kurs saat ini.

Dengan harga sebesar itu, pembeli cuma bisa mendapatkan 500 MB paket data sehari dan itupun hanya berlaku untuk 5 hari.

Tapi pria penjual SIM Card mengingatkan saya untuk tak perlu cemas bakal kesulitan berkomunikasi saat paket data ludes.

Sebab seperti kebanyakan kota lain di Australia, akses Wifi Gratis dapat dengan mudah diperoleh di ruang-ruang publik.

Setelah memastikan SIM Card terpasang dan langsung dapat digunakan, saya bertemu dengan Jason. Pria tinggi besar dengan aksen Australia yang kental ini sebelumnya sudah menunggu saya dan beberapa orang lain yang tergabung dalam agenda Internasional Media Visit 2017.

Agenda ini disponsori oleh Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia.

Tanpa menunggu lebih lama, Jason mengajak kami melangkah ke area parkir mobil. Di sana, sebuah van biru tua sudah siap mengangkut kami.

Kami kira, van besar yang dilengkapi colokan USB untuk mengisi daya ponsel itu akan dikemudikan orang lain. Namun rupanya, setelah memastikan barang-barang kami terangkut, Jason yang mengenakan setelan rapi dengan jas dan dasi, langsung melangkah ke balik kemudi.

"Hari Minggu ini jalanan terbilang sepi. Orang-orang di Perth, bersama keluarganya, lebih suka mendatangi tempat-tempat seperti pantai di hari seperti ini," kata Jason.

Halaman
12
Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help