TribunJatim/

Evaluasi Kebugaran Personel, Kodim 0824 Genjot Fisik Personil TNI Senior di Jember

Meski sudah resmi menjadi bagian jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI), para anggotanya tak serta merta terbebas...

Evaluasi Kebugaran Personel, Kodim 0824 Genjot Fisik Personil TNI Senior di Jember
Istimewa
Personil TNI Kodim 0824 Jember mengikuti tes fisik oleh tim dari Jasmani Korem 083 Balafika Jaya Malang di Secaba Rindam V Brawijaya, Kabupaten Jember, Kamis (26/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Meski sudah resmi menjadi bagian jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI), para anggotanya tak serta merta terbebas dari tes fisik saat bertugas.

Bertempat di Secaba Rindam V Brawijaya Jember, seluruh personil Kodim 0824 Jember harus tes fisik oleh tim dari Jasmani Korem 083 Balafika Jaya Malang. pada Kamis (26/10/2017).

"Sehingga bagi TNI utamanya TNI AD pemeliharaan kesehatan jasmani merupakan kewajiban yang harus dipelihara oleh masing-masing personal," jelas Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto melalui siaran pers Penram Kodam V Brawijaya kepada TribunJatim.com.

Letkol Inf Rudianto menjelaskan, test jasmani tersebut selalu dilakukan secara periodik setiap semester.

(Gencar Diisukan Bakal Didepak, Arsene Wenger Dijamin Tak Akan Dipecat oleh Pemilik Saham Arsenal)

Hal ini bertujuan untuk menjaga fisik petugas TNI supaya tak lemah secara fisik dan seenak-enaknya merawat tubuh meski sudah aman menjadi petugas yang mendapatkan gaji dari uang masyarakat ini.

"Selain itu tes juga digelas setiap mau kenaikkan pangkat atau setiap personel mau melaksanakan pendidikan lanjutan," sahutnya.

Tak hanya tes fisik lari, pust up, dan bergelantungan di besi, ratusan personil TNI ini juga harus mengasah kemampuannya berenang.

Tes kesemaptaan jasmani ini diikuti oleh 137 personil dan digelar 2 gelombang selama 2 hari.

Dari dua gelombang ini seluruh perserta tes akan mendapatkan ujian materi lari, Shitup, pullup, satle run, push up dan renang yang masing-masing kelompok usia memiliki standart pencapaian sesuai ketentuan yang berbeda.

Sebelum menjalani test kesemaptaan jasmani tersebut seluruh personel diwajibkan melaksanakan pengecekkan tekanan darah atau tensi kepada tim medis yang sudah disiapkan.

Bagi yang memiliki tekanan darah tinggi dilarang mengikuti test kesepataan jasmani dan ketentuan tersebut diputuskan oleh dokter pengawas dari RS Baladhika Husada (DKT) Jember yang ada di lapangan.


Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help