TribunJatim/

Gelontor Rp 6,9 M Untuk Bedah Rumah Warga di Kepulauan

Dana Rp 6,9 miliar untuk pembangunan RTLH akan diterima langsung warga melalui rekening tanpa melalui proses lelang atau tender.

Gelontor Rp 6,9 M Untuk Bedah Rumah Warga di Kepulauan
SURYA/MOHAMMAD RIFAI
Rumah warga miskin di Kabupaten Sumenep yang dibedah lewat program bantuan untuk rumah tidak layak huni (RTLH). 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Pemkab Sumenep akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 6,9 miliar untuk memperbaiki 645 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di wilayah daratan maupun kepulauan.

Itu dilakukan seiring dengan masih banyaknya penduduk Kabupaten Sumenep yang berada di bawah garis kemiskinan.

Lewat bantuan stimulan untuk bedah rumah RTLH, masing-masing rumah akan mendapat kucuran dana sebesar Rp 15 juta.

Dana tersebut akan diterima langsung warga penerima manfaat melalui rekening langsung kepada masyarakat untuk dikelola langsung tanpa melalui proses lelang atau tender.

Yoga Privat yang Makin Digemari Istri Para Bos dan Pejabat, Fasilitas Inilah yang Didapat

Bupati Sumenep, A Busyro Karim melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, R Achmad Aminullah mengatakan, bantuan tersebut bersifatnya hanya sebagai rangsangan atau stimulan bagi warga.

Karena bantuan dana yang terbatas, sehingga masih jauh dari cukup untuk membuat rumah benar-benar layak huni. Sehingga masih terbuka lebar bagi semua pihak atau bahkan warga penerima manfaat untuk membantu atau menambah dana yang diterima.

“Jadi masih terbuka bagi warga yang mau membantu, atau bahkan jika pemilik rumah mau menambah dananya agar menjadi rumah yang benar-benar layak,” ujarnya, Senin (6/11/2017).

Ambruknya Girder Tol Pasuruan - Probolinggo, Polda Jatim Bidik Tiga Orang ini Jadi Tersangka

Menurut Aminullah, sejatinya Pemkab Sumenep membagi program RTLH dengan teknis berbeda.

Halaman
12
Penulis: Moh Rivai
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help