TribunJatim/

Kakek di Ponorogo ini Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur Selama Tiga tahun

Orangtua korban yang berprofesi sebagai petani ini kemudian melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polres Ponorogo.

Kakek di Ponorogo ini  Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur Selama Tiga tahun
Humas Polres Ponorogo
Kadi pelaku persetubuhan anak di bawah umur 

 TRIBUNJATIM.COM,MADIUN - Seorang kakek bernama Kadi (70) ditangkap Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak-anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Ponorogo,Jawa Timur, Senin (6/11/2017) kemarin di rumahnya.

Peternak yang tinggal di Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Ponorogo ini ditangkap atas tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, menuturkan, kasus persetubuhan anak di bawah umur itu berhasil terungkap setelah korban menceritakan apa yang dialaminya kepada guru BK di sekolahnya.

Setelah mendengarkan cerita dari siswanya, guru BK MTS tempat korban bersekolah, kemudian menghubungi ayah korban berinisial SH (46) warga Desa Pondok, Kecamatan Babadan.

"Ayah korban dipanggil ke sekolah, dan diberitahu guru BK bahwa anaknya telah disetubuhi pria bernama Kadi, dalam kurun waktu sekitar tahun 2015 sampai dengan hari Selasa (19/9/ 2017) sekitar pukul 14.00 WIB di dalam kamar milik korban," kata Sudarmanto, saat dikonfirmasi, Selasa (7/11/2017) pagi.

Astaga, Beredar Video PNS Begituan di Warung Pinggir Jalan, Bermula Saat Korban Lakukan Hal Ini

Selanjutnya, ayah korban pulang dan menceritakan kejadian tersebut kepada istrinya berinisial SH. Kemudian, pasangan suami istri ini menanyakan kebenaran hal tersebut kepada anak mereka.

"Saat ditanya orangtuanya, anaknya mengakui dirinya telah disetubuhi oleh pelaku," katanya.


Orangtua korban yang berprofesi sebagai petani ini kemudian melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polres Ponorogo.

Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Ponorogo. Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 UURI No. 35 th 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. (Surya/Rahadian bagus)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help