TribunJatim/

Pulang Kerja, Pria Asal Kota Malang ini Tewas Ditabrak Minibus

Ia tewas seketika di lokasi setelah sepeda motor yang ia kendarai ditabrak sebuah mobil mini bus yang nomor polisinya belum diketahui.

Pulang Kerja, Pria Asal Kota Malang ini Tewas Ditabrak Minibus
The Philippine Examiner
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Achmad Aditya Mahendra (20), pengemudi motor, warga Jalan Teluk Cendrawasih V, nomor 4, RT. 3 / RW. 2, Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang menjadi korban tabrak lari, di Jalan Panji Suroso, depan garasi bus Pandawa, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu dini hari (8/11/2017) sekitar pukul 01.30 wib.

Ia tewas seketika di lokasi setelah sepeda motor yang ia kendarai ditabrak sebuah mobil mini bus yang nomor polisinya belum diketahui.

Kanit Laka Satlantas Polres Malang Kota Iptu Budi Yunianto menerangkan mobil yang menabrak Achmad melaju dari arah utara ke selatan.

Saat mendahului kendaraan di depanya, haluan yang diambil diduga terlalu melebar hingga melewati marka jalan.

Dari arah berlawanan, Achmad memacu kendaraannya dalam kecepatan sedang. Namun karena haluan yang diambil mobil terlalu kekanan, Achmad pun tertabrak. Akibatnya motor yang dikendarainya terjatuh dan terseret ke lajur kiri sekitar 20 meter.

Tak sampai disitu, Achmad pun terpelanting dari motornya yang telah terseret sekitar 15 meter.

Tubuh Achmad akhirnya berhenti ketika menghantam ban dari bus pandawa yang terparkir.

“Mobil dari arah belakang berjalan zigzag, mungkin sedang mabuk. Hingga akhirnya ia menghantam korban” papar Sugeng salah satu saksi yang mengaku saat itu ia usai berbelanja dari pasar Belimbing.

Ia juga menjelaskan bahwa saking kerasnya benturan tersebut, helm yang digunakan Achmad terlempar jauh dari tubuhnya.

Muhammad Arifin korban menjelaskan kalau adiknya bekerja di foodcourt Jepang Mall Olympic Garden (MOG) biasanya memang pulang lewat tengah malam jika ada kegiatan di tempat kerjanya. Namun jika tidak ada maka ia pulang pada pukul 23.00 wib.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help