TribunJatim/

Liga Indonesia

Permainan Keras Sepak Bola Indonesia Buat Peter Odemwingie Tinggalkan Indonesia

Datang sejak April 2017 lalu, kini mantan pemain Stoke City tersebut memilih mencukupkan diri berkarir di Indonesia.

Permainan Keras Sepak Bola Indonesia Buat Peter Odemwingie Tinggalkan Indonesia
SURYA/DYA AYU
Bayu Gatra Sangiawan (kiri) dan Peter Odemwingie saat berlaga di Liga 1. 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tidak lama lagi masa karir Peter Odemwingie bersama Madura United berakhir.

Datang sejak April 2017 lalu, kini mantan pemain Stoke City tersebut memilih mencukupkan diri berkarir di Indonesia.

Meski pada bulan Oktober 2017 lalu telah ada kesepakatan perpanjangan kontrak dengan Madura United, namun setelah pertandingan melawan Bhayangkara FC yang berbuah tiga kartu merah dan sembilan kartu kuning itu membuat Peter Odemwingie berubah pikiran.

(Manager Madura United Sebut Ada Kriminalisasi dalam Perjalanan Bhayangkara FC Menjadi Juara Liga 1)

Manajer Madura United, Haruna Soemitro mengatakan, permainan keras khas sepak bola Indonesia membuat pencetak 15 gol itu khawatir dengan risikonya.

"Sejak melawan Bhayangkara FC, dia merasa sangat berisiko dan khawatir untuk bermain di Indonesia," jelas Haruna Soemitro, Sabtu (11/11/2017).


"Dia betul-betul marah terhadap pemain lawan yang memprovokasinya sejak awal dengan cara tidak fair," tambahnya.

Haruna Soemitro menjelaskan, Peter Odemwingie memilih untuk mengembalikan DP yang sudah diterimanya.

Sehingga pilihan untuk meninggalkan Indonesia sudah bulat dan pihak tim juga menyetujuinya.

(Sembuh Usai Operasi, Kanker Serviks Bisa Timbul Lagi hingga Menjalar ke Organ Lain, Kenali Sebabnya)

"Dia bermaksud mengembalikan DP yang sudah diberikan Madura United dan dia tidak bersedia bermain di Indonesia lagi," jelasnya.

"Yang mendasar juga adalah suporting klub yang belum bisa melayani marquee player setingkat Peter Odemwingie, maka itu akan menjadi masalah," tutup Haruna Soemitro.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help