TribunJatim/

Polres Malang Kota Minta Warga Relakan Kamera CCTVnya Diarahkan ke Jalan Raya

Petugas mengalami kesulitan mendapatkan data pendukung untuk menetapkan pelaku karena minimnya keterangan.

Polres Malang Kota Minta Warga Relakan Kamera CCTVnya Diarahkan ke Jalan Raya
TRIBUNJATIM.COM/SUNDAH BAGUS WICAKSONO
ILUSTRASI - Arus Lalu Lintas di jalan Taman Dayu, Pasuruan melalui pantauan CCTV . 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang Kota minta warga yang rumah dan tokonya dilengkapi lebih dari satu kamera CCTV agar mengarahkan satu di antaranya ke jalan raya.

“Ini untuk mengungkap kasus tabrak lari. Jadi mungkin kantor, toko, perumahan masyarakat, ya satu kamera saja dispesialkan,” kata Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Malang Kota Iptu Budi Yuniadi, Sabtu (11/11/2017).

( Ada yang Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisi 4 Korban Kecelakaan Beruntun di Surabaya )

Imbaun ini disampaikan Yuniadi di tengah upayanya mencari bukti kuat insiden tabrak lari di Jalan Raya Soekarno Hatta dan Jl Veteran beberapa waktu lalu.

Petugas mengalami kesulitan mendapatkan data pendukung untuk menetapkan pelaku karena minimnya keterangan.


“Sebetulnya kami masih mencari data pendukung. Data pendukung belum ada. Makannya saya harus melototi satu-satu yang punya CCTV. Sayangnya kamera rata-rata mengahadap ke halaman,” papar Yunaidi.

 “Kewajiban masyarakat agar setiap orang yang mendengar melihat dan mengetahui kecelakaan lalu lintas wajib memberikan pertolongan dan melapor serta bersedia memberikan kesaksian,” katanya.

(Nasir Pulang Lebih Awal, Arema FC Hanya Dibela 16 Pemain di Samarinda )

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang mengakibatkan korban meninggal terjadi di Jl Sukarno Hatta, Kota Malang, Rabu (1/11/2017)  malam.

Kejadian itu mengakibatkan Salsabila Mistafa Aljufri (17) seorang pengendara motor Vario N 6305SF meninggal di lokasi.

Ia diduga bersenggolan dengan truk molen yang kemudian melarikan diri.

Meski sekarang truk molen dan sopirnya sudah ditahan, polisi tetap memerlukan bukti pendukung untuk penyebab Salsabila terjatuh.

Sepekan kemudian, siswa kelas 6 MIN 1 Kota Malang menjadi korban tabrak lari di Jalan Veteran, Kota Malang, Selasa (7/11/2017).

Korban adalah Hamid Hidayatullah. Hamid mengalami luka patah tulang pada lengan kiri. Sedangkan pelaku sendiri berhasil melarikan diri.

Penulis: Benni Indo
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help