TribunJatim/
Home »

Jatim

Lima Residivis Pengedar Narkoba di Tulungagung Kembali Ditangkap

Barang bukti yang disita di antaranya 25.000 butir pil Aprazolam, obat penenang yang disalahgunakan untuk mabuk.

Lima Residivis Pengedar Narkoba di Tulungagung Kembali Ditangkap
Surya/David Yohanes
Waka Polres Tulungagung, Kompol Andik Gunawan (tengah) menunjukkan barang bukti narkoba yang disita dari lima pengedar. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Lima residivis pengedar narkoba di wilayah Tulungagung ditangkap jajaran Reskoba Polres Tulungagung.

Barang bukti yang disita di antaranya 25.000 butir pil Aprazolam, obat penenang yang disalahgunakan untuk mabuk.

Waka Polres Tulungagung, Kompol Andik Gunawan menerangkan, para pelaku masih saling berkaitan. Penangkapan pertama dilakukan di sebuah rumah di Kecamatan Ngunut, Jumat (3/11/2017).

Saat itu polisi menangkap dua pengedar narkoba yang tengah mengonsumsi sabu-sabu, Prayogi (28) warga Desa Pojok, Kecamatan Ngantru dan Hengki Ribet Triyono Priyo (34) warga Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung.

“Dalam penangkapan pertama ini didapatkan barang bukti sabu-sabu sisa dipakai seberat 0,06 gram. Kemudian ada pil dobel L 5000 butir dan uang Rp 400.000,” terang Andik, Senin (13/11/2017).

Saat penggeledahan, polisi juga menemukan sebuah resi pengiriman barang. Ditengarai resi tersebut bukti pengiriman sabu-sabu. Berdasar resi itu, polisi kemudian melakukan penangkapan di sebuah halte, pada Minggu (5/11/2017).

Polisi menangkap Agus Sumariyono (34) asal Jombang.Polisi mendapatkan sebuah pistol air softgun yang dipakai untuk kamuflase pengiriman sabu-sabu.

“Ada sabu-sabu yang dilekatkan di air softgun itu. Tujuannya memang untuk menyembunyikan,” tambah Andik.

Baca: Biaya Pembuatan SIM A Umum Capai Rp 1 Juta, Begini Kata Asosiasi Driver Online Jawa Timur

Selain itu polisi juga menyita satu plastik berisi 10 strip obat generik merek Alprazolam. Dalam satu strip ada 10 butir, sehingga total ada 100 butir Alprazolam yang disita dari tangan Agus.

Polisi kemudian menggeledah rumah Agus di Ngantru dan menemukan 23 plastik obat sejenis. Sehingga total Alprazolam yang disita dari Agus mencapai 2.400 butir.

Penangkapan berlanjut para Rabu (8/11/2017) terharap Ahmad Rifai (27) alias Kampret, warga Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki di pinggir kali (Pinka) Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung. Polisi menyita 10.000 butir pil dobel L.

Selanjutnya pada Jumat (10/11/2017) polisi menangkap Mohammad Bagus Widodo (26), warga Desa Pulosari Kecamatan Ngunut, di Kelurahan Kepatihan Kecamatan Tulungagung. Dari tangannya disita narkoba jenis sabu-sabu.

“Total narkoba yang disita berupa sabu-sabu seberat 7,55 gram, pil dobel L sekitar 15.000 butir, Alprazolam sebanyak 24 boks, dengan total 2400 butir,” tutur Andik. (Surya/David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help