TribunJatim/
Home »

Jatim

Aksi KPK di DPRD Jatim

Pemberian Uang Komitmen ke DPRD Jatim adalah Tradisi? Ini yang Terungkap pada Persidangan

Di dalam persidangan, saksi Rohayati menyebutkan kalau memang ada tradisi uang komitmen tersebut.

Pemberian Uang Komitmen ke DPRD Jatim adalah Tradisi? Ini yang Terungkap pada Persidangan
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK
9 dari 10 saksi yang dihadirkan dalam kasus suap di lingkungan DPRD Jawa Timur, di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Tipikor Sidoarjo pada Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (13/11/2017). 

Indra mengatakan bahwa uang komitmen tersebut ternyata memang sebuah tradisi.

"Selain itu, ada respon aktif dari dinas untuk memperlancar proses kegiatan mereka pada DPRD," jelas Indra Priangkasa kepada awak media.

Indra Priangkasa juga menegaskan bahwa sejak Rohayati menjabat sebagai kabid dari sekitar tahun 1990-an, wanita tersebut sudah mengetahui tentang adanya tradisi itu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sidang yang menjerat nama M Basuki, selaku mantan Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Santoso dan R Rahman Agung selaku staf Komisi B DPRD Jawa Timur tersebut beragendakan pemeriksaan saksi yang menghadirkan sekitar 10 orang saksi.

( Kabil Mubarok Sering Berkelit di Persidangan Kasus Suap Lingkungan DPRD Jatim, KPK: Itu Hak Saksi )

Namun yang datang pada pagi ini adalah 9 orang saksi.

Satu saksi bernama Pranaya Yudha tidak hadir.

Sembilan saksi tersebut adalah, Kabid di Dinas Peternakan, Juliani Poliswari; Dinas Peternakan, Wemmi Niamawati; mantan Kepala Dinas Peternakan, Maskur; Dinas Peternakan, Siti Asiyah; dan Sekretaris Dinas Peternakan Jatim, Kusnoto.

Ada pula dari Dinas Peternakan, Mitro Nurcahyo Utomo; mantan Kadisnak, Rohayati; plt Dinas Peternakan, M Samsul Arifin; dan Komisi B DPRD Jatim, Kabil Mubarok.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help