TribunJatim/
Home »

Jatim

Layanan e-KTP Ruwet, Nomor Antrean Dijual Ratusan Ribu, Begini Modusnya

Banyaknya antrean pemohon pelayanan pengurusan e-KTP di Kantor Dispendukcapil malah membuat maraknya praktek pungli ke warga hingga ...

Layanan e-KTP Ruwet, Nomor Antrean Dijual Ratusan Ribu, Begini Modusnya
SURYA/SAMSUL HADI
Seorang pemohon sedang melakukan perekaman E-KTP di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Selasa (14/11/2017). 

Bagi pemohon E-KTP ditempatkan di bangku sisi timur menghadap ke barat. Hanya ada sembilan bangku panjang yang ditata memanjang untuk tempat duduk pemohon E-KTP. Satu bangku hanya cukup untuk duduk lima orang.

Sedangkan pemohon administrasi lain, seperti surat pindah, kartu keluarga, dan akta kelahiran duduk di bangku yang ditata bersaf menghadap ke utara.

Bagi pemohon yang tidak mendapatkan tempat duduk terpaksa harus berdiri di luar. Sebagian pemohon memilih menunggu sambil duduk di atas sepeda motor di tempat parkir.

Sebagian lagi memilih menunggu sambil makan di warung yang berada di area Kantor Dispendukcapil.

Lamongan Terus Bersih-bersih Anak Punk, Jika Bandel Inilah Akibatnya

Rencana Buat 2 UPT Batal

Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar, Eko Budi Winarso mengatakan sebenarnya sudah mempunyai program pembentukan unit pelaksana teknis (UPT) pelayanan administrasi  kependudukan pada 2017 ini.

Pembentukan UPT itu untuk memacah pelayanan administrasi kependudukan agar tidak terpusat di Kantor Dispendukcapil.

“Tapi program itu dibatalkan, saya juga tidak tahu alasan detailnya. Mungkin dianggap belum perlu, karena jenis pelayanan yang dilayani sama seperti di Kantor Dispendukcapil. Sebenarnya program itu direalisasikan tahun ini (2017,” kata Eko, Selasa (14/11/2017).

Sesuai rencana, Dispendukcapil membuat dua UPT untuk pelayanan administrasi kependudukan. Dua UPT itu didirikan di eks Kawedanan Srengat dan eks Kawedanan Wlingi.

UPT di Srengat untuk melayani pengurusan administrasi kependudukan masyarakat yang tinggal di bagian barat Kabupaten Blitar. Sedangkan UPT di Wlingi untuk melayani masyarakat yang tinggal di bagian timur Kabupaten Blitar.

Dia menjelaskan keberadaan UPT itu juga dapat melayani perekaman dan pencetakan E-KTP. Dengan adanya UPT, otomatis dapat mengurangi antrean pengurusan E-KTP di Kantor Dispendukcapil.

“Saya belum tahu lagi kelanjutan rencana itu, mudah-mudahan pada 2018 dapat terealisasi. Ini juga untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Sebab, secara geografis wilayah Kabupaten Blitar lumayan luas,” ujarnya.

Sekarang, untuk mengurangi antrean pemohon E-KTP, selain membuka layanan informasi melalui aplikasi WhatsApp (WA), Dispendukcapil juga membuat terobosan jemput bola ke masyarakat.

Petugas Dispendukcapil keliling menggunakan mobil ke desa-desa untuk melayani perekaman E-KTP bagi warga yang belum ikut perekaman.

“Perekaman keliling ke desa-desa itu biasanya kami lakukan tiap hari Minggu. Itu upaya kami untuk mengurangi antrean pemohon dan sekaligus mempercepat proses pencetakan E-KTP,” tandasnya. (Surya/Samsul Hadi)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help