TribunJatim/

Malam Rabu Wekasan di Desa Suci Gresik Jadi Ajang Silaturahmi dan Mensucikan Diri

"Ini tadi saudara, tetangga dan teman-teman berkunjung ke rumah secara bergantian," kata Thoni, usai menerima kunjungan temannya

Malam Rabu Wekasan di Desa Suci Gresik Jadi Ajang Silaturahmi dan Mensucikan Diri
Surya/sugiyono
Masyarakat umum dan warga Desa Suci Kecamatan Manyar memadati Jl Raya KH Syafi'i dalam malam terakhir Rabu Wekasan, Rabu (14/11/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Malam Rebo 'wekasan' menjadi malam bersejarah bagi masyarakat Desa Suci Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Malam Rebo 'wekasan' menjadi malam pembersihan kepada sanak-saudara dan malam mensucikan diri secara jasmani.

Achamd Fathoni (33), warga Desa Suci Kecamatan Manyar mengatakan, malam ini menjadi puncak acara malam Rebo atau hari Rabu pada akhir bulan Syafar pada kalender bulan Jawa. S

Sanak saudara dari luar desa Suci dan tetangga secara bergantian berkunjung ke rumah warga desa Suci untuk silaturahmi menambah keakraban persaudaraan.

"Ini tadi saudara, tetangga dan teman-teman berkunjung ke rumah secara bergantian," kata Thoni, usai menerima kunjungan temannya, Selasa (14/11/2017).

Selain kegiatan bersilaturahmi, dalam malam Rabu wekasan ini juga ada kegiatan mandi di telaga sebagai tanda bersihnya anggota badan secara jasmani.

"Ada dua telaga, satu buat laki-laki dan satunya buat perempuan. Di telaga itu digunakan untuk mandi dan mensucikan diri bagi masyarakat," imbuhnya.

Baca: Depresi, Pria Asal Dampit Malang ini Nekat Gantung Diri

Kegiatan Rabu wekasan yang sudah turun-temurun dari generasi ke generasi juga diisi dengan acara doa bersama oleh seluruh masyarakat serta ada berbagai jenis jajanan, mainan yang menghibur anak-anak serta masyarakat umum.

"Kita ini terus melestarikan kegiatan yang baik bagi masyarakat desa Suci. Kegiatan ini terus bisa dilanjutkan," kata Khoirul Huda, anggota DPRD Gresik.

Dari pantauan Surya Online, sepanjang Jalan KH Syafi'i desa Suci Kecamatan Manyar ditutup total bagi kendaraan roda dua dan roda empat sebab kanan kiri jalan terdapat stan-stan pedagang yang meramaikan acara Rabu Wekasan. (Surya/Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help