TribunJatim/

Mengejutkan, Inilah Pengakuan Dua Pasang Pelajar di Kediri Terjaring Razia,Ternyata Sering ini . . .

Nur Khamid mengaku sangat prihatin dengan perilaku para pelajar yang telah melanggar norma dengan melakukan sex bebas.

Mengejutkan, Inilah Pengakuan Dua Pasang Pelajar di Kediri Terjaring Razia,Ternyata Sering ini . . .
Surya/Didik Mashudi
Pasangan pelajar masih berseragam yang terjaring razia di dalam kamar kos Kelurahan Bangsal, Kota Kediri, Selasa (14/11/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pengakuan pasangan pelajar berseragam yang terjaring razia cukup mengejutkan petugas.

Dari berita acara pemeriksaan pelajar yang terjaring razia mengaku sudah biasa berhubungan layaknya suami istri di tempat kos.

"Berdasarkan hasil berita acara pemeriksaan pasangan pelajar yang terjaring razia mengaku sudah lebih dari lima kali berhubungan badan," ungkap Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri, Selasa (14/11/2017).

Ditambahkan Nur Khamid, setelah didata ternyata ada dua pasang pelajar yang terjaring razia. Satu pasangan yang masih mengenakan pakaian seragam SMA dan satu pasangan pelajar yang sudah berganti baju.

Pasangan pelajar ini yakni, RS (16) warga Desa Maduretno, Kecamatan Papar bersama FB (16) warga Desa Bogo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Sementara pasangan pelajar kedua, KM (16) warga Jl KH Ahmad Dahlan bersama RA (16) warga Jl Mauni, Kota Kediri.

Nur Khamid mengaku sangat prihatin dengan perilaku para pelajar yang telah melanggar norma dengan melakukan sex bebas.

Terlebih para pelajar ini merupakan anak dari keluarga terpandang dan tokoh masyarakat.
"Kami ngelus dada, ngeri sekaligus miris melihat pergaulan para pelajar itu," ungkapnya.

Untuk penanganan kedua pasangan pelajar yang berbuat mesum di kamar kos, Satpol PP sengaja mendatangkan orang tua dan guru sekolahnya.

"Kami tunggu guru dan orangtuanya untuk proses serah terimanya," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help