TribunJatim/

Tiga Puluh Mobil Dinas Pemkot Tak Layak Dijual Murah Lewat Lelang

Bulan ini akan ada 30 kendaraan roda empat yang akan dilelang, tiga kendaraan diantaranya tergolong stok lama.

Tiga Puluh Mobil Dinas Pemkot Tak Layak Dijual Murah Lewat Lelang
TribunJatim.com/Nurul Aini
Mobil dinas operasional Dinas PU dan mobil pegawai humas Pemkot Surabaya terjaring penertiban Dinas Perhubungan Surabaya, Jumat (8/9/2017). 

"Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun masing-masing peserta lelang pada ALE setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dan dinyatakan valid," sambung Noer.

Penawaran lelang dimulai dari limit dan dapat dilakukan berkali-kali sampai batas waktu yang ditentukan.

Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang sebesar 2 persen ditujukan ke nomor VA pemenang lelang paling lambat lima hari kerja sejak pelaksanaan lelang.

"Dan apabila tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan uang jaminan akan hangus dan selanjutnya disetorkan ke kas negara," jelas Noer.

Untuk tahun 2017 ini, lelang kendaraan sebelumnya sudah digelar pada bulan Januari, Maret, Juni, Juli, September dan terakhir pada awal Oktober lalu.

Selama itu, kendaraan yang berhasil dilelang berjumlah 22 mobil dengan jumlah pendapatan mencapai Rp 2,4 miliyar. "Jumlah itu termasuk pembongkaran bangunan dan reklame dan hasil penjualannya akan masuk ke kas daerah," sambung pejabat kelahiran Bojonegoro ini.

Peserta lelang dan atau pihak-pihak yang berkepentingan tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak penjual/pejabat lelang, KPKNL Surabaya, Kanwil DJKN Jawa Timur dan kantor pusat DJKN.

Mengejutkan, Inilah Pengakuan Dua Pasang Pelajar di Kediri Terjaring Razia,Ternyata Sering ini . . .

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut obyek lelang dan persyaratan lelang, calon peserta lelang dapat menghubungi KPKL Surabaya.

Sementara untuk penetapan proses lelang, tambah Noer, belum dapat dikeluarkan secara pasti Sebab, pihaknya belum menyerahkan surat permohonan lelang ke KPKNL.

"Nanti setelah penetapan proses lelang diserahkan ke KPKNL, akan muncul jadwalnya. Nah, disitu kami berharap secepatnya segera keluar," ungkapnya. (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help