TribunJatim/

Toko Swalayan di Magetan ini Dibobol Pencuri Berpayung dan Hanya Pakai Celana Dalam

Tidak hanya itu, pencuri ini terlihat di CCTV juga hanya bercelana dalam, dan tidak menggunakan alas kaki.

Toko Swalayan di Magetan ini Dibobol Pencuri Berpayung dan Hanya Pakai Celana Dalam
Surya/Doni Prasetyo
Polisi Resor Magetan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), juga memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di toko swalayan Ngariboyo, Magetan, yang dibobol pencuri berpayung, Selasa (14/11). 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Pencuri yang masuk toko swalayan Ngariboyo, Kabupaten Magetan ini relatif pinter, untuk menutupi wajahnya dari sorot lensa Closed Circuit Television (CCTV), menggunakan payung.

Tidak hanya itu, pencuri ini terlihat di CCTV juga hanya bercelana dalam, dan tidak menggunakan alas kaki.

"Tahunya ada orang masuk toko, saat karyawan mau membuka. Ketika semua karyawan masuk, semua rokok yang jumlahnya puluhan slop (1 slop = 10 bungkus) di gudang tidak ada, dan kondisi gudang awut awutan," kata salah seorang karyawan yang tidak mau disebut itu kepada Surya, Selasa (14/11).

Mengetahui itu, tambahnya, ada yang berinisiatif melapor Polisi dan sebagian melihat komputer untuk membuka rekaman CCTV.

"Kalau yang terlihat di CCTV pelakunya seorang. Itu pun tidak bisa dilihat, karena dia menutupi wajahnya dengan payung besar,' jelasnya.

Menurut dia, direkaman CCTV yang terlihat orang berpayung, kakinya telanjang tidak memakai celana, hanya terlihat pakai celana dalam, warna gelap.

"Pelaku pencurian itu selain yang telihat hanya pakai celana dalam, sebatas pantat keatas tidak terlihat, tertutup payung hitam. Setelah itu tidak terlihat," kata karyawan toko swalayan bertubuh kerempeng.

Selama Polisi melakukan olah TKP, karyawan toko swalayan tidak seluruhnya
diperbolehkan masuk.

Begitu juga jurnalis yang meliput kasus pencurian toko swalayan itu hanya dibolehkan mengambil gambar dari luar kaca.

Baca: Satpol PP Tulungagung Banjir Kecaman, Membuang Orang Gila ke Tengah Hutan

Kepala Unit Reserse Mobile (Kanit Resmob) Reskrim Polres Magetan Ipda Henrico Suharsono yang dikonfirmasi seusai olah tempat kejadian perkara (TKP), membenarkan pelaku menutupi wajahnya untuk menghindari sorotan CCTV dengan payung.

"Sementara yang terlihat di rekaman CCTV pelakunya seorang. Diperkirakan masuk ke toko swalayan memanjat tembok belakang,"kata Ipda Henrico kepada Surya, Selasa (14/11/2017).

Dikatakan Ipda Henrico, inventarisasi sementara, barang barang yang dibawa, hanya rokok. Namun jumlah persis berapa slop rokok yang dibawa masih dihitung.

"Kelihatannya yang hilang hanya rokok, jumlah berapa slop masih belum tahu. Ini bagian stock barang masih menghitung,"tandas perwira murah senyum ini. (Surya/Doni Prasetyo).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help