TribunJatim/
Home »

Jatim

Revitaliasi Pasar Tradisional, Pemkot Blitar Usulkan Rp 4,5 Miliar di RAPBD 2018

sejumlah sepeda motor pedagang dan pembeli terlihat parkir di pinggir jalan. Padahal jalan di lokasi digunakan untuk kendaraan dua arah.

Revitaliasi Pasar Tradisional, Pemkot Blitar Usulkan Rp 4,5 Miliar di RAPBD 2018
Pedagang di salah satu Pasar Tradisional 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Penataan pasar tradisional juga menjadi program prioritas bagi Pemkot Blitar pada 2018.

Pemkot Blitar mengusulkan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk revitalisasi sejumlah pasar tradisional di RAPBD 2018.

“Anggaran itu untuk revitalisasi sejumlah pasar tradisional. Termasuk Pasar Pahing dan Pasar Templek. Kios tempat berjualan akan kami tata termasuk tempat parkirnya,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Arianto, Rabu (29/11/2017).

Penataan sejumlah pasar tradisional di Kota Blitar memang masih semrawut. Seperti yang terlihat di Pasar Templek. Banyak pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan.

Kondisi itu membuat jalan di lokasi menyempit. Sebagian pedagang terlihat berjualan di pinggir jalan sisi selatan pasar.

Pedagang menata meja berjualan di pinggir jalan. Pedagang menata tempat berjualan di depan rumah dam toko.

Pedagang yang di pinggir jalan rata-rata berjualan sayur, bumbu dapur, dan daging ayam. Sebagian lagi berjualan buah. Posisi tempat berjulan pedagang membuat kondisi jalan di lokasi menyempit.

Ditambah lagi, sejumlah sepeda motor pedagang dan pembeli terlihat parkir di pinggir jalan. Padahal jalan di lokasi digunakan untuk kendaraan dua arah.

Terkadang, kendaraan harus berjalan bergantian saat kondisi pasar ramai.

“Lapak jualan di Pasar Templek akan kami tata. Pedagang yang mempunyai lapak di dalam pasar tapi berjualan di luar akan kami suruh masuk,” ujar Arianto.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help