Mabuk dan Bawa Senjata Tajam, 3 Pelajar SMP di Surabaya Kena Razia

Yus, salah satu dati tiga pelajar mengaku, senjata tajam yang diselempangkan di pinggangnya itu tak disiapkan untuk berbuat jahat.

Mabuk dan Bawa Senjata Tajam, 3 Pelajar SMP di Surabaya Kena Razia
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ratusan pemuda dan motor-motor modifikasi terciduk pemeriksaan Polantas Polrestabes Surabaya mulai tengah malam hingga dini hari tadi, Minggu (24/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga pelajar SMP terjaring razia, dalam razia tim gabungan Polrestabes Surabaya di Jalan Raya Gubeng, Minggu (3/12/2017) dini hari.

Ketiga pelajar yang kena razia dan diamankan polisi, yakni Yus (14), FSL (14) dan RN (14). Ketiga pelajar asal Jalan Segaran Surabaya yang masih duduk di kelas 7 itu diamankan, lantaran usai menenggak miras dan membawa senjata tajam yang terbuat dari gir sepeda motor.

Yus, salah satu dati tiga pelajar mengaku, senjata tajam yang diselempangkan di pinggangnya itu tak disiapkan untuk berbuat jahat.

"Hanya dipakai sebagai ikat pinggang saja," aku Yus yang merupakan pelajar SMP swasta di Surabaya ini, Minggu (3/12/2017).

Kendati mengatakan tidak untuk berbuat kejahatan, ketiga pelajar tetap digelandang petugas dan dibawa ke Mapolsek Gubeng guna diperiksa secara intensif.

Nantinya orang tua dari ketiganya akan dipanggil menjemput mereka dan membuat surat pernyataan.

Kecuali mengamankan tiga pelajar, dalam razia yang dimulai pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB itu, polisi juga memeriksa semua kendaraan baik roda dua ataupun empat yang melintas.

Pengendara diperiksa kelengkapan surat-suratnya.

Tim 9 Hadir Bersama Khofifah dan Emil Dardak di Acara Hanura

Sedikitnya petugas menindak puluhan pelanggar lalu lintas. Rinciannya, tanpa dilengkapi
SIM ada 20 pelanggar, tanpa STNK ada 62 pelanggar, dan 7motor dan satu mobil tanpa dilengkapi surat sama sekali.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Ronni Faisal Fathon yang memimpin razia menjelaskan, razia cipta kondisi secara serentak ini dilakukan untuk antisipasi situasi Kota Surabaya agar aman dari gangguan-gangguan kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor).

Disamping itu, kata Ronni, razia ini juga guna mengantisipasi dari aksi balap liar. Termasu tiga pelajar yang diamankan itu didiga akan mengikuti balapan liar.

"Kami akan periksa ketiga pelajar itu secara intensif, untuk apa mereka membawa benda ssnjata tajam yang dapat membahayakan orang lain," pungkas Ronni. (Surya/Fatkhul Alamy)

Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved