Dinkes Kota Blitar Razia Makanan dan Minuman di Pasar Tradisional

Mereka mengecek kios penjual makanan dan minuman di Toko Bu Min. Toko itu menjual aneka makanan kering

Dinkes Kota Blitar Razia Makanan dan Minuman di Pasar Tradisional
Surya/ Samsul hadi
Petugas memeriksa sejumlah makanan dan minuman yang dijual di salah satu toko di Pasar Pon, Senin (4/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar menggelar razia makanan dan minuman menjelang Natal dan Tahun Baru, Senin (4/12/2017).

Kali ini, petugas kesehatan fokus menggelar razia makanan dan minuman di sejumlah pasar tradisional.
Razia itu juga diikuti petugas Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), polisi, serta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Blitar.

Petugas gabungan kali pertama datang ke Pasar Pon.

Mereka mengecek kios penjual makanan dan minuman di Toko Bu Min. Toko itu menjual aneka makanan kering dan basah. Petugas mengecek dan mencatat satu per satu dagangan di toko itu.

Petugas menemukan kue kering kemasan yang waktu kedaluwarsanya tidak tercantum. Petugas juga mendapati produk makanan yang izinnya sudah mati.

Petugas hanya meminta pemilik toko untuk menyimpan barang dagangan yang izinnya mati dan tidak ada tanggal kedaluwarsanya.

"Razia kali ini lebih pada pembinaan dan pengawasan. Kami minta ke pemilik toko untuk menyimpan barang-barang yang mencurigakan untuk dikonsumsi itu," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Blitar, dr Dharma Setiawan, di sela-sela razia.

Petugas melanjutkan razia ke dalam pasar. Kali ini, petugas menemukan krupuk udang yang diduga mengandung boraks. Sebab, dalam razia sebelumnya, petugas pernah menemukan krupuk udang jenis itu dan setelah diuji laboratorium positif mengandung boraks.

"Kami minta ke pedagang agar menyimpan dulu krupuk itu. Tadi petugas beli krupuknya untuk diuji," ujar dr Dharma.

Dia mengatakan razia ini untuk mengantisipasi peredaran makanan dan minuman menjelang Natal dan Tahun Baru.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved