TribunJatim/

Ini Makanan Kesukaan Marsekal Hadi Tjahjanto

Cara makannya, mendol itu diremas lalu ditaburkan di rujak. Mendol merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur.

Ini Makanan Kesukaan Marsekal Hadi Tjahjanto
Surya/Benni Indo
Nur Sa'adah (74) dan Bambang Sudarto (82), orangtua Marsekal Hadi Tjahjanto. 

 TRIBUNJATIM.COM, SINGOSARI - Ada hal unik yang diungkap oleh Nur Sa’adah (74) ibu Marsekal Hadi Tjahjanto. Nur mengatakan kalau putranya itu sangat menyukai rujak cingur yang ditaburi mendol.

Setiap kali datang ke Malang atau pulang ke rumah, Hadi selalu minta dibuatkan rujak cingur dan mendol.

“Itu makanan kesukaannya. Sering sekali minta rujak cingur dicampur mendol kalau pulang ke sini,” ujar Nur, Selasa (5/12/2017).

Cara makannya, mendol itu diremas lalu ditaburkan di rujak. Mendol merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur. Mendol terbuat dari bahan dasar tempe kedelai.

Tempe mendol ini banyak ditemukan di daerah Malang baik untuk lauk maupun dimakan sebagai jajanan.

“Jadi kalau Hadi pulang, di sini harus siap-siap mendol dan rujak cingur,” ujar Nur sembari tersenyum.

Di sisi lain, dijelaskan ayah Hadi, Bambang Sudarto (82), anak pertama dari lima bersaudara itu memang diarahkan untuk menjadi tentara di matra Angkatan Udara.

Bambang pula lah yang memberi nasihat hingga akhirnya cita-cita Hadi tercapai dan lulus dari Akmil.

Karir Hadi terbilang cukup gemilang karena dalam waktu tidak hampir setahun setelah menjabat Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Hadi direkomendasikan oleh Presiden Joko Widodo menjadi calon Panglima TNI.

Sejumlah Pejabat Pemkab Nganjuk Diperiksa Tim Penyidik KPK

Bambang pun berharap agar Hadi jika memimpin nanti, ke orang bawahannya tidak asal main perintah.

“Jangan sok merintah karena setiap orang punya harga diri. Memang sebagai pemimpin memiliki wewenang dan hak, tapi harus dengan cara yang arif. Ingat kalau bapak ini dari orang bawahan,” ungkap Bambang yang merupakan purnawirawan TNI AU berpangkat Sersan Mayor (Serma).

Presiden Joko Widodo memilih Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang akan pensiun pada Maret 2018.

Nama Hadi sudah diserahkan kepada DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan. Pria kelahiran Malang, 8 November 1963, itu kini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Ia dilantik sebagai KSAU pada 18 Januari 2017. (Surya/Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help