TribunJatim/

Delapan Fakta Kasus Gendam Pembantu Rumah Tangga di Perumahan Elit Surabaya

Pelaku praktik gendam dilaporkan kembali berulah di Surabaya. Pemilik rumah mewah di kawasan perumahan elit Surabaya...

Delapan Fakta Kasus Gendam Pembantu Rumah Tangga di Perumahan Elit Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan (tengah) merilis kasus gendam di perumahan mewah Surabaya melalui pembantu pada Selasa (5/12/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaku praktik gendam dilaporkan kembali berulah di Surabaya.

Pemilik rumah mewah di kawasan perumahan elit Surabaya kehilangan harta benda senilai miliaran rupiah akibat pembantunya yang dilaporkan dalam pengaruh gendam. 

Unit Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Surabaya membekuk pelaku gendam bernama Sandy Andriansyah.

Sandy mempengaruhi kedua pembantu dengan meyakinkan keduanya punya penyakit, dan bisa disembuhkan bila keduanya menuruti perintah Sandy.

(Dari Amien Rais Minta Presiden Tak Pecah Belah Bangsa hingga Calon Panglima TNI Pilihan Jokowi)

Kasus tersebut terjadi di sebuah perumahan di Sukolilo Surabaya, tersangka bertemu pembantu, menghipnotisnya kemudian mengarahkan korban untuk mengambil harta majikan.

Berikut rangkaian fakta penangkapan kasus gendam yang terjadi di perumahan elite Surabaya

1. Sandy beraksi di perumahan dan bertemu dua pembantu berinisial SP dan ES.

Sandy Andriansyah bertemu dengan dua orang pembantu berinisial SP dan ES yang baru pulang dari pasar.

Halaman
1234
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help