TribunJatim/

Mahasiswi Cantik Tewas Pendarahan Usai Aborsi, Dokter yang Diseret Langsung Kabur

Tewasnya mahasiswi cantik di kamar hotel akibat pendarahan usai aborsi berbuntut panjang dan menyeret sang dokter.

Mahasiswi Cantik Tewas Pendarahan Usai Aborsi, Dokter yang Diseret Langsung Kabur
SURYA/DONI PRASETYO
Jenazah Fitri Zuliani (23), mahasiswi yang meninggal di Hotel Purbaya, Magetan, dengan bekas pendarahan dan diduga akibat aborsi, Selasa (5/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Satreskrim Polres Magetan memburu dokter yang melakukan aborsi janin Fitri Zuliani (23), si mahasiswi cantik, yang meninggal tragis di kamar Hotel Purbaya, karena pendarahan usai aboris, Senin (4/12/2017).

Kasubbag Humas Polres Magetan AKP ST Suyatni mengatakan, dari kasus meninggalnya Fitri Zuliani, warga Dusun Dare RT01/ RW02, Desa/Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, polisi telah menahan dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah, Misnu lelaki yang bersama di kamar Hotel Purbaya, Magetan saat Fitri meninggal, dan Suwondo warga Ponorogo orang yang menghubungkan Fitri dengan dokter Suryanto untuk melakukan aborsi.

"Para tersangka adalah mereka yang membantu proses aborsi Fitri Zuliani," ujarnya, Rabu (6/12/2017).

Asyik Beginian di Hotel Dengan Lelaki Usai Aborsi, Mahasiswi Cantik ini Malah Tewas Mengenaskan

Khusus si dokter, dia diketahui bernama Suryanto dan saat ini menjadi daftar pencarian orang (DPO). Sehingga, polisi belum mengetahui profesi aslinya, apakah benar-benar dokter, mantri, atau seorang dukun.

"Kami belum tahu profesi yang sebenarnya dari Suryanto. Kalau sudah tertangkap baru kita tahu," jelas Suyatni.

Dengan belum ditangkapnya Suryanto pelaku aborsi, Polisi belum mengetahui siapa yang memerintahkan melakukan aborsi kepada korban.

Meski demikian, berdasar keterangan kedua tersangka ke polisi, permintaan aborsi itu datang dari korban kepada tersangka Misnu. Lalu Misnu menghubungi Suwondo yang kemudian mempertemukan dengan Suryanto, pelaku aborsi.

Sadis, Kakek ini Siksa Cucunya Dengan Suruh Monyet Menggigit Kemaluannya, Begini Kisah Pilunya

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help