TribunJatim/

Budaya Buru-buru Jadi Satu Penyebab Kecelakaan di Surabaya, Makanya 'Ayo Berangkat Duluan'!

Selain pelanggaran lalu lintas yang hingga menyebabkan kecelakaan, polisi juga mengidentifikasi soal budaya buru-buru.

Budaya Buru-buru Jadi Satu Penyebab Kecelakaan di Surabaya, Makanya 'Ayo Berangkat Duluan'!
Istimewa
Sebuah mobil menabrak pembatas bangunan setengah jadi di Jalan A Yani pada Rabu (25/10/2017) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selain pelanggaran lalu lintas yang hingga menyebabkan kecelakaan, polisi juga mengidentifikasi soal budaya buru-buru.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP EG Pan Pandia mengatakan, volume kendaraan di Surabaya didominasi oleh kendaraan bermotor.

Dibarengi oleh kecenderungan pengendara motor yang melaju kencang di beberapa titik seperti frontage A Yani, budaya buru-buru dapat menyebabkan kecelakaan.

"Sebenarnya masyarakat ini sudah paham aturan lalu lintas. Tapi karena mungkin waktunya digunakan mepet saat berangkat, sehingga mereka kadang-kadang nyetirnya zig-zag. (Hal ini) membahayakan dirinya sendiri dan pengemudi lainnya juga, bisa menimbulkan kecelakaan," kata EG Pan Pandia, Rabu (6/12/2017).

Ingat Martunis Anak Angkat Cristiano Ronaldo dari Aceh? Nasib dan Tampilannya Kini Berubah Drastis!

Foto-foto Serunya Konser Air Supply di Surabaya, Russell Hitchcock dan Graham Russell Pukau Penonton

Nantinya satuan polisi Lalu Lintas Polrestabes Surabaya menggencarkan sosialisasi budaya antri dan 'ayo berangkat duluan'.

"Nanti kita terus sosialisasi, harus estimasi waktu keberangkatan. Pengendara juga harus mulai disiplin waktu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help