TribunJatim/
Home »

Jatim

Dunia Jurnalis Masih Jadi Sembrani Guru Lamongan, Ada yang Ingin Kritik, Tapi Takut Masuk Penjara

Bukti itu setidaknya muncul pada acara workshop literasi dan bedah buku yang digelar PGRI Kabupaten Lamongan dengan Harian Surya

Dunia Jurnalis Masih Jadi Sembrani Guru Lamongan, Ada yang Ingin Kritik, Tapi Takut Masuk Penjara
Surya/Hanif manshuri
workshop literasi dan bedah buku, PGRI Jatim kerja bareng dengan Harian Surya, di Gedung PGRI Lamongan, jalan KH Ahmad Dahlan, Kamis , (7/12/2017) Hanif Manshuri 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Dunia jurnalistik masih menjadi sembrani tersendiri bagi masyarakat secara umum. Tidak hanya kalangan mahasiswa dan pelajar. Para pahlawan tanpa tanda jasa, yakni guru, ruang lingkup jurnalistik tetap menjadi primadona.

Banyak guru yang mengaku enjoy dengan karya tulis menulis jurnalistik. Bukti itu setidaknya muncul pada acara workshop literasi dan bedah buku yang digelar PGRI Kabupaten Lamongan dengan Harian Surya di Gedung PGRI jalan KH Ahmad Dahlan, Kamis (7/12/2017).

Waktu dua jam diperuntukkan Musyahadah, pemateri dari Surya dirasa amat sangat kurang panjang bagi peserta workshop.

Apalagi pada prolog Uus, panggilan si redaktur ini mengungkapkan, bahwa menulis itu mudah. Tema yang dibawakan wanita asal Tuban ini langsung memicu respon para peserta serius mengikuti penjabaran bagaimana agar tulisan tembus di media.

"Jangan pernah takut untuk menulis, menulis itu mudah," kata Uus.

Terserah mau menulis yang mana, ada cerpen, novel, opni , essay, artikel dan berita. Bahkan aktifitas di sekolah bagaimana agar bisa dinikmati orang se Lamongan, Jatim bahkan se Indonesia.

Rayuan manis rangkaian kalimat Uus mengawali materinya itu seolah mampu menggugah semangat para jurnalis kalangan guru yang pernah dikubur ini. Selama jedah waktu hampir dua jam, para guru ini tak ada yang mencoba meninggalkan tempat duduknya.

Para gurupun dipancing untuk aktif membantu arti satu kata.

"Berita itu apa," tanya Musyahadah.

Ada berbagai macam jawaban yang muncul dari para peserta. Barita itu fakta dan fakta adalah benar-benar ada." Hoax bukan berita," kata Uus.

Halaman
1234
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help