TribunJatim/
Home »

Jatim

Dunia Jurnalis Masih Jadi Sembrani Guru Lamongan, Ada yang Ingin Kritik, Tapi Takut Masuk Penjara

Bukti itu setidaknya muncul pada acara workshop literasi dan bedah buku yang digelar PGRI Kabupaten Lamongan dengan Harian Surya

Dunia Jurnalis Masih Jadi Sembrani Guru Lamongan, Ada yang Ingin Kritik, Tapi Takut Masuk Penjara
Surya/Hanif manshuri
workshop literasi dan bedah buku, PGRI Jatim kerja bareng dengan Harian Surya, di Gedung PGRI Lamongan, jalan KH Ahmad Dahlan, Kamis , (7/12/2017) Hanif Manshuri 

"Halus, kampanyenya, halus," seloroh diantara paserta.

Lantaran tidak bermaksud kampanye dan hanya memberi contoh terkait dengan materi yang disajikan, dengan santai dan senyumnya, Uus menandaskan.

"Saya hanya mencontohkan tentang karakter nara sumber, bukan kampanye. Ini hanya contoh saja," kata Uus.

Bukan calon gubernur, tapi Gus Ipul sebagi wagub.

"Tidak ada maksud lain," tambahnya.

Apa jawaban peserta.

"Masih ono yo rah popo," celetuk peserta.

Sebab lanjutnya, kalau sudah kenal karakter nara sumber akan dengan mudah untuk dieawancarai.
Dan tiba pada materi lead, Uus kembali membuat contoh penyeimbang, yakni mencontohkan pasangan Khofifah dan Dardak dipastikan akan maju setelah didukung partai Golkar dan Hanura.

Kembali peserta mencoba merespon yang dikaitkan dengan politik. Panjang lebar penjelasan teori menulis berita, para peserta diberi tantangan untuk bisa berkarya jurnalistik. Agar hasil workshop tidak hanya di buku harian saja.

Bisa masukkan ke media sekolah, media sosial, madia mainstream dan blog. Bahkan para peserta bisa untuk memanfaatkan halaman citizen reporter di Harian Surya.

Halaman
1234
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help