TribunJatim/
Home »

Jatim

Dunia Jurnalis Masih Jadi Sembrani Guru Lamongan, Ada yang Ingin Kritik, Tapi Takut Masuk Penjara

Bukti itu setidaknya muncul pada acara workshop literasi dan bedah buku yang digelar PGRI Kabupaten Lamongan dengan Harian Surya

Dunia Jurnalis Masih Jadi Sembrani Guru Lamongan, Ada yang Ingin Kritik, Tapi Takut Masuk Penjara
Surya/Hanif manshuri
workshop literasi dan bedah buku, PGRI Jatim kerja bareng dengan Harian Surya, di Gedung PGRI Lamongan, jalan KH Ahmad Dahlan, Kamis , (7/12/2017) Hanif Manshuri 

Banyak mahasiswa yang memanfaatkan halam itu untuk mendongkrak nilai.

"Banyak dosen yang meneruskan pendidikan lebih tinggi dan menulis di sana,"ungkapnya.

Para guru bisa juga memanfaatkan halamani digimag, silakan di sekolah guru guru berlagak jadi wartawan dan dikirim ke Harian Surya.

"Ini sangat mudah, karena ini kegiatan sehari-hari di sekolah," tambahnya.

Para peserta diajak bersama untuk berkreasi. Saat tanya jawab, dari lima penanya, ada saja yang muncul, seperti Nurul Qomariyah, guru SDN Sumberaji mengaku sering menulis, tapi ditengah tengah hilang.

Ternyata kata Uus, itu tidak hanya dialami peserta, tapi itu banyak dialami reporter baru.

Yang terpenting dapat data jangan ditunda tunda." Bisa gampang lupa," katanya.

Ninik Winarti guru SD 4 Made, mengaku tulisannya pernah dimuat dilingkup media zekolah.

"Saya kepingin menulis opini kritik, tapi jangan sampai masuk jeruji besi. Bagaimana caranya," tanya Ninik.

Ternyata, Siswa Kelas 1 di Enam SMP Kota Blitar Belum Mendapat Sepeda Gratis

Uus mengingatkan keharusan berita yang seimbang, yakni caver both site. Harus mewawancari yang terkait dengan porsi yang sama.

Disusul dengan pertanyaan Dian, guru SDN Pangkatrejo, Ganti guru Gedungwaru 1 Sambeng.
Sampai mereka mengadu dan mengeluh banyaknya wartawan yang tidak jelas datang ke lembaga sekolah.

Dalam persoalan ini, perlu melek media. Mana media menistream atau media abal abal. Pertanyaan-pertanyaan senada juga dilontarkan Lukman Hakim.

Pertanyaan semangat ingin berkarya dalam dunia jurnalistik. Namun banyak peserta yang menyayangkan pendeknya waktu acara ini.

"Kurang lama waktnya," gerutu Yuni Isama, peserta dari A SD Gempol Pendowo Glagah.(Surya/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help