TribunJatim/

Jaring Tukang Parkir Liar, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya: Warga Nggak Lapor, Tapi 'Nggerundel'

Sekumpulan pria di pinggir jalan hanya bisa kaget ketika polisi tiba-tiba mendatangi mereka dan melakukan penangkapan.

Jaring Tukang Parkir Liar, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya: Warga Nggak Lapor, Tapi 'Nggerundel'
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ratusan preman berkedok polisi cepek, tukang parkir, diamankan Polrestabes Surabaya pada Kamis (7/12/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sekumpulan pria di pinggir jalan hanya bisa kaget ketika polisi tiba-tiba mendatangi mereka dan melakukan penangkapan.

Sebagian di antara mereka ialah para pria yang mengaku tukang parkir namun tanpa identitas dan karcis resmi.

Biasanya mereka memintai pengendara motor yang parkir di ruas jalan maupun pertokoan.

Tak berkutik, mereka pasrah ikut arahan polisi yang sedang merazia premanisme di Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela yang ikut turun langsung merazia mengatakan kegiatan tersebut sebagai pembersihan aksi premanisme.

(Madura United Ajukan Dua Stadion untuk Jadi Kandang Bermain di Liga 1 Musim Depan)

"Sasarannya mulai dari petugas parkir liar, calo, pak ogah (tukang palak) yang suka mangkal di ruas jalan meminta uang ke pengguna jalan," ujar Leonard, Kamis (7/12/2017).

Mantan Kasubdit IV Ditreskoba Polda Jatim itu menyebut, pembersihan premanisme di Surabaya akan terus digalakan khususnya menjelang natal dan tahun baru.

Disamping itu, menurutnya premanisme tidak hanya meresahkan tapi juga menjadi embrio kejahatan jalanan.

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help