TribunJatim/

Pemuda Harus Siap Berkompetisi Hadapi Iklim Ekonomi Baru

terus mensosialisasikan konsepsi kewirausahaan pemuda dalam rangka mengubah mindset pemuda terdidik, dari mencari kerja

Pemuda Harus Siap Berkompetisi Hadapi Iklim Ekonomi Baru
istimewa
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. Jonni Mardizal, MM, saat membuka acara workshop ‘Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda’ . 

 TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Kearifan lokal merupakan elemen penting untuk memperkuat kohesi sosial. Bagian dari konstruksi budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

“Pemerintah terus mendorong berkembangnya entrepreneurship yang inovatif dengan tetap menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal,” ujar Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. Jonni Mardizal, MM, saat membuka acara workshop ‘Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda’ di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon, kemarin.

Pemerintah melalui Kemenpora, kata Mardizal, terus mensosialisasikan konsepsi kewirausahaan pemuda dalam rangka mengubah mindset pemuda terdidik, dari mencari kerja, menjadi mencipta lapangan kerja.

“Kembangkan jiwa dan minat berwirausaha di kalangan generasi muda dengan memanfaatkan potensi lokal,” ujarnya.

Melalui pelatihan, pemagangan, pembimbingan, kemitraan, promosi dan bantuan akses permodalan yang telah disediakan Pemerintah, salah satunya melalui Kementerian, diharapkan lebih mendorong pemuda menjadi wirausahawan yang baik.

“Ini salah satu cara kita mempersiapkan persaingan dalam kompetisi pasar tunggal. Antara lain, dengan memanfaatkan sumberdaya dan potensi daerah, dalam pembangunan berkelanjutan, tanpa menghilangkan prinsip nilai,” tambah Mardizal.

 Workshop ‘Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda’ yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ini diikuti 100 peserta.

Terdiri dari unsur mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan forum kewirausahaan.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah diadakan di Balai Desa Gilangharjo, Bantul, Yogyakarta (18 – 20/07/2017), dan di Gedung Serba Guna (GEMA) Universitas Negeri Surabaya (27 – 29/09/2017).

Mardizal menambahkan, Negara idealnya memiliki wirausahawan sebesar 2% dari jumlah penduduk. Wirausahawan dimaksud memiliki keahlian profesional, berkarakter entrepreneur.

Halaman
12
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help