TribunJatim/

Pendonor Darah Terima Penghargaan Cicin Emas

Sementara pendonor paling senior adalah Agung IM kelahiran 1952 dan pendonor paling aktif Pupuk Heru Santoso yang telah mendonorkan darahnya

Pendonor Darah Terima Penghargaan Cicin Emas
Surya/Didik Mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyematkan cicin emas kepada pendonor darah di Kantor PMI Kota Kediri, Kamis (7/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Para pendonor darah rutin menerima cincin emas kehormatan seberat 4 gram dari PMI Kota Kediri. Cicin emas ini disematkan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kantor PMI Kota Kediri, Kamis (7/12/2017).

Pendonor yang menerima penghargaan berjumlah 18 orang. Pendonor rutin 2016 di antaranya Agung Wicaksono, Ali Sultonudin, Anang Hudiarto, Edwin Agus Buniarto, Gunawan, Pupuk Heru Santoso, Sigit Rachmadi, Sulistyo Adri Wibowo dan Sundoro.

Sedangkan pendonor rutin 2017 di antaranya Agung IM, almarhum Drs Hari Siswanto, Lik Wahyu Widodo, M Irvan, Nuri Zaenal, Paiman, Subiyanto, Sutikno dan Tri Pamungkas.

Sementara pendonor paling senior adalah Agung IM kelahiran 1952 dan pendonor paling aktif Pupuk Heru Santoso yang telah mendonorkan darahnya 112 kali.

Pendonor darah sukarela 100 kali ini akan menghadap Presiden RI di Jakarta pada 16 Desember 2017.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjelaskan, setetes darah bisa menyelamatkan banyak nyawa.

Kalimat ini bukan hanya kiasan semata, karena darah adalah sumbangan yang tidak dapat digantikan dengan apapun.

Bahkan ilmu pengetahuan dari manapun belum ada yang dapat menggantikan peran darah dalam kelangsungan hidup dan penyelamatan manusia.

Walikota yang akrab disapa Mas Abu juga menyampaikan apresiasi kepada para pendonor. Baginya para pendonor adalah pahlawan kemanusiaan.

“Tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya secara rutin, apalagi sampai 100 kali. Karena donor darah adalah rasa ikhlas dari lubuk hati dan rasa kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Gunawan Diduga Bersembunyi di Singapura, Begini Modusnya

Mas Abu mendoakan para pendonor semoga selalu diberikan kesehatan.

“Setiap tetes darah yang panjenengan sumbangkan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga yang panjenengan lakukan mendapatkan balasan oleh Tuhan berupa kesehatan yang selalu terjaga. Aamiin,” ujarnya.

Dikatakan, penghargaan yang diberikan tentunya tidak sebanding dengan keikhlasan hati dan niat tulus mendonorkan darah.

"Semoga semakin banyak masyarakat yang suka rela melakukan donor darah secara rutin agar PMI Kota Kediri tidak kekurangan stok darah,” ujarnya. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help